Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Penggunaan Obat yang Aman dan Rasional melalui Edukasi Kesehatan

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan edukasi kesehatan mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional di Balai Desa Randuagung, Kabupaten Gresik, pada Minggu (26/4/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat yang tepat. Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mencegah kesalahan penggunaan obat serta mengurangi risiko efek samping yang membahayakan kesehatan.

Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu Desa Randuagung yang memiliki peran penting dalam pengelolaan kesehatan keluarga. Agar partisipasi peserta lebih optimal, pelaksanaan kegiatan dilakukan setelah salat Maghrib hingga selesai. Dengan demikian, waktu pelaksanaan dapat menyesuaikan aktivitas masyarakat setempat.

Metode Edukasi dan Materi Penyuluhan

Penyampaian materi dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Selain itu, tim pelaksana memanfaatkan media edukasi berupa booklet dan papan edukasi yang berisi informasi mengenai penggunaan obat yang benar. Penggunaan media tersebut bertujuan membantu peserta memahami materi secara lebih mudah.

Sebelum penyuluhan dimulai, peserta terlebih dahulu mengerjakan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal. Selanjutnya, post-test diberikan setelah kegiatan selesai sebagai bentuk evaluasi terhadap materi yang telah disampaikan. Oleh karena itu, peningkatan pemahaman peserta dapat diukur secara lebih objektif.

Materi edukasi mencakup prinsip penggunaan obat rasional, cara membaca aturan pakai obat, serta pentingnya memperhatikan dosis dan waktu penggunaan. Selain itu, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai cara penyimpanan obat yang benar. Tidak hanya itu, pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum menggunakan obat tertentu turut menjadi bagian dari materi penyuluhan. Seluruh materi disampaikan secara sederhana agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme dan Hasil Evaluasi Peserta

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta saat mengikuti penyuluhan. Selain menyimak materi, peserta juga mengajukan berbagai pertanyaan terkait penggunaan obat di lingkungan keluarga. Di samping itu, pengalaman pribadi yang dibagikan peserta turut memperkaya jalannya diskusi.

Media edukasi yang digunakan juga membantu peserta memahami materi dengan lebih baik. Dengan demikian, proses penyampaian informasi berlangsung lebih interaktif dan mudah diterima oleh peserta.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa penyuluhan tersebut memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. “Materi yang diberikan sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan tentang cara menggunakan dan menyimpan obat dengan benar di rumah,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, kegiatan edukasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai penggunaan obat yang aman dan rasional. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan obat secara bijak, tepat, dan bertanggung jawab. Pada akhirnya, penerapan penggunaan obat yang aman dan rasional dapat membantu menjaga kesehatan keluarga secara lebih optimal.

[BACA JUGA : Menembus Batas Digital dan Bahasa Lewat Edukasi Mobile JKN di Desa Prambangan]

Penulis: Aini Merry Luichawati

Pembimbing: Dr. Hafna Ilmy Muhalla, S. Kep., Ns., M. Kep., Sp. Kep.M. B.

Editor : Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)