VOKASI NEWS – Melihat bagaimana peran hubungan usia Menarche dan IMT atau Indeks Masa Tubuh dengan kejadian usia Menopouse.
Menopause adalah fase alami dalam kehidupan wanita yang menandai akhir dari siklus menstruasi dan kemampuan reproduksi. Secara umum, menopause terjadi antara usia 45 hingga 55 tahun. Namun, ada variasi yang signifikan dalam usia menopause di berbagai individu. Beberapa faktor yang memengaruhi usia menopause termasuk genetika, kesehatan umum, dan gaya hidup. Dua faktor yang menarik untuk diperhatikan dalam kaitannya dengan usia menopause adalah usia menarche (permulaan menstruasi) dan indeks massa tubuh (IMT).
Usia Menarche
Usia menarche, yaitu usia pertama kali menstruasi terjadi, adalah indikator penting dari perkembangan seksual wanita. Rata-rata usia menarche pada wanita di banyak negara berkembang adalah sekitar 12-13 tahun. Penelitian menunjukkan bahwa usia menarche yang lebih awal dapat memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan reproduksi dan hormonal wanita.
Usia Menarche dan Usia Menopause
- Usia Menarche Awal: Beberapa studi menunjukkan bahwa wanita yang mengalami menarche pada usia yang lebih awal mungkin mengalami menopause lebih awal dibandingkan dengan mereka yang memulai menstruasi di usia yang lebih lambat. Hal ini mungkin terkait dengan jumlah total siklus menstruasi yang dialami sepanjang hidup, yang dapat mempengaruhi kecepatan penurunan fungsi ovarium.
- Usia Menarche Terkait Kesehatan Jangka Panjang: Menarche awal sering dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi untuk kondisi kesehatan tertentu seperti kanker payudara dan sindrom ovarium polikistik (PCOS), yang bisa berkontribusi pada variasi dalam usia menopause.
Indeks Massa Tubuh (IMT)
IMT adalah ukuran yang digunakan untuk menilai apakah seseorang memiliki berat badan yang sehat berdasarkan tinggi badan mereka. IMT dihitung dengan membagi berat badan (dalam kilogram) dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Hasil IMT yang dianggap normal biasanya berkisar antara 18,5 hingga 24,9.
IMT dan Usia Menopause
- IMT Rendah: Wanita dengan IMT rendah mungkin mengalami menopause lebih awal. Kekurangan lemak tubuh dapat mengganggu produksi hormon estrogen, yang berperan penting dalam regulasi siklus menstruasi. Penurunan estrogen akibat IMT rendah bisa mempercepat onset menopause.
- IMT Tinggi: Sebaliknya, wanita dengan IMT tinggi, terutama jika disertai dengan obesitas, mungkin mengalami menopause lebih lambat. Kelebihan lemak tubuh berhubungan dengan peningkatan kadar estrogen karena estrogen dapat diproduksi oleh jaringan lemak, yang bisa memperlambat proses menopause.
Mekanisme yang Mungkin Terlibat
- Pengaruh Hormonal:
- Hormon Reproduksi: Estrogen dan progesteron adalah hormon yang memainkan peran penting dalam siklus menstruasi. Perubahan kadar hormon ini berhubungan erat dengan proses menopause. Usia menarche yang lebih awal atau lebih lambat dapat mempengaruhi eksposur jangka panjang terhadap hormon-hormon ini.
- Kadar Estrogen dan IMT: IMT mempengaruhi produksi estrogen, baik secara langsung melalui jaringan lemak atau secara tidak langsung melalui perubahan metabolisme hormon. Kadar estrogen yang lebih tinggi pada wanita dengan IMT tinggi dapat memperlambat onset menopause, sedangkan kadar estrogen yang rendah pada wanita dengan IMT rendah dapat mempercepatnya.
- Faktor Genetik dan Lingkungan:
- Genetik: Faktor genetik memainkan peran dalam menentukan usia menarche dan menopause. Genetika juga memengaruhi distribusi lemak tubuh dan metabolisme, yang dapat mempengaruhi IMT dan usia menopause.
- Gaya Hidup: Pola makan, aktivitas fisik, dan faktor lingkungan juga dapat memengaruhi IMT dan usia menarche. Asupan nutrisi yang cukup dan gaya hidup sehat dapat berkontribusi pada regulasi hormon yang lebih baik dan kesehatan reproduksi secara keseluruhan.
Kesimpulan
Usia menarche dan indeks massa tubuh (IMT) adalah dua faktor penting yang dapat memengaruhi usia menopause. Meskipun hubungan antara keduanya dan usia menopause tidak sepenuhnya dipahami, bukti menunjukkan bahwa menarche yang lebih awal atau IMT yang sangat tinggi atau rendah dapat berhubungan dengan perubahan dalam usia menopause. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme yang mendasari hubungan ini dan untuk mengidentifikasi strategi intervensi yang dapat membantu wanita menjalani fase menopause dengan lebih sehat.
Dengan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor ini, wanita dapat lebih siap menghadapi perubahan hormonal dan fisiologis yang datang dengan menopause, dan membuat pilihan yang mendukung kesehatan jangka panjang mereka.
BACA JUGA : Faktor Apa Saja yang Bisa Mempengaruhi Kepatuhan Pekerja Konstruksi pada Penggunaan Alat Pelindung Diri?
***
Penulis : Sinta Nurya Aldah Islamiyah
Editor : Maulidatus Solihah