VOKASI NEWS – Sepak bola merupakan olahraga yang menuntut kondisi fisik optimal selama pertandingan. Kondisi fisik dipengaruhi oleh latihan rutin, pola makan, dan status gizi atlet. Pemenuhan kebutuhan gizi membantu menjaga performa dan daya tahan tubuh. Kondisi fisik yang kurang optimal dapat menurunkan kualitas gerak atlet saat bermain.
Indeks massa tubuh digunakan untuk menilai status gizi seseorang. Pengukuran dilakukan menggunakan berat badan dan tinggi badan. Nilai indeks massa tubuh yang tidak ideal dapat memengaruhi kemampuan fisik atlet. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan performa gerak selama permainan sepak bola.
Keseimbangan Dinamis Berperan dalam Permainan Sepak Bola
Salah satu komponen penting dalam sepak bola adalah keseimbangan dinamis. Keseimbangan dinamis berfungsi mempertahankan stabilitas tubuh selama bergerak. Kemampuan tersebut dibutuhkan saat berlari, menggiring bola, dan mengubah arah gerakan. Stabilitas tubuh yang baik membantu atlet melakukan gerakan secara lebih efisien.
Keseimbangan dinamis dipengaruhi oleh sistem sensorik dan sistem muskuloskeletal tubuh. Perubahan komposisi tubuh dapat memengaruhi kontrol postural dan stabilitas gerakan. Peningkatan indeks massa tubuh menyebabkan beban mekanik tubuh ikut meningkat. Kondisi tersebut dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam mempertahankan keseimbangan saat bergerak.
Pengukuran Keseimbangan Dinamis pada Atlet
Keseimbangan dinamis dapat diukur menggunakan Y-Balance Test. Pengukuran dilakukan dengan posisi berdiri menggunakan satu kaki sebagai tumpuan. Kaki lainnya digerakkan ke beberapa arah jangkauan sesuai pola pengukuran. Tes tersebut digunakan untuk menilai stabilitas dan kontrol neuromuskular atlet.
Penelitian dilakukan pada atlet UKM Sepak Bola Universitas Airlangga. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Total subjek penelitian berjumlah 40 atlet laki-laki menggunakan teknik total sampling. Pengukuran meliputi indeks massa tubuh dan keseimbangan dinamis menggunakan Y-Balance Test.
Gambaran IMT dan Keseimbangan Dinamis Atlet
Hasil penelitian menunjukkan mayoritas atlet memiliki kategori indeks massa tubuh normal. Sebagian besar atlet juga memiliki keseimbangan dinamis kategori baik. Rerata indeks massa tubuh atlet UKM Sepak Bola Universitas Airlangga adalah 21,37 kg/m². Rerata keseimbangan dinamis atlet mencapai 88,79% berdasarkan hasil Y-Balance Test. Kondisi tersebut menunjukkan sebagian besar atlet memiliki status gizi yang baik.
Keseimbangan dinamis yang optimal membantu menjaga stabilitas tubuh selama bermain. Kemampuan tersebut mendukung performa atlet saat melakukan berbagai gerakan permainan. Kondisi fisik dan status gizi yang baik penting untuk menunjang performa atlet sepak bola.
[BACA JUGA: Mahasiswa Vokasi UNAIR Raih Gelar Putri Kebudayaan Jawa Timur 2026]
Penulis: Ilyana Yasmin Az – Zahro
Pembimbing: Arni Kusuma Dewi, Dimas Aji Prayitno
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



