VOKASI NEWS – Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga memperkuat reputasi akademis internasional. Penyelenggaraan International Guest Lecture bertajuk “Cybersecurity in the Digital Era: Understanding Global Threats and Strengthening Collaboration Through the Global Cybersecurity Community Forum”. Kegiatan ini sukses dilaksanakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Ruang 302 Gedung A Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Kegiatan tersebut diikuti secara aktif oleh mahasiswa mata kuliah Wealth Management kelas DJ-1.
Agenda internasional ini diselenggarakan atas kolaborasi erat antara Program Studi Perbankan dan Keuangan bersama Himpunan Mahasiswa (HIMA) Perbankan dan Keuangan Fakultas Vokasi UNAIR. Acara menghadirkan pakar keamanan siber asal Nepal, Dr. Kumar Pudashine, akademisi dari Nepal College of Information Technology sekaligus pendiri Global Cybersecurity Community Forum (GCCF). Diskusi dipandu oleh Erdina Dwi Afifah, mahasiswa Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, yang bertindak sebagai moderator selama kegiatan berlangsung.
Transformasi Digital dan Potensi Risiko Siber Finansial
Dalam pemaparannya, Dr. Kumar Pudashine membedah lanskap ancaman siber yang semakin kompleks di era transformasi digital. Kejahatan digital berkembang pesat dengan teknik yang semakin terselubung dan tidak terbatas oleh wilayah geografis. Berbagai ancaman seperti manipulasi psikologis (phishing), penyusupan perangkat lunak berbahaya (ransomware), hingga pencurian data finansial dalam skala besar menjadi risiko nyata yang dihadapi sektor jasa keuangan di berbagai negara, termasuk Nepal dan Indonesia.
Narasumber menegaskan bahwa industri perbankan merupakan pilar utama yang memegang kepercayaan publik sehingga sangat rentan menjadi target kejahatan siber. Penerapan infrastruktur teknologi yang canggih tanpa diimbangi kesiapan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dapat meningkatkan risiko finansial. Kondisi tersebut juga dapat merusak reputasi lembaga keuangan secara masif jika Sistem Keamanan Informasi (SKI) tidak tangguh.
Urgensi Kolaborasi Lintas Negara dan Penguatan Mutu Vokasi
Guna menanggulangi ancaman tersebut, Dr. Kumar Pudashine menyoroti pentingnya kolaborasi antarnegara melalui wadah komunitas seperti Global Cybersecurity Community Forum (GCCF). Penguatan pertukaran data intelijen ancaman (threat intelligence), harmonisasi regulasi keamanan digital, serta edukasi publik yang berkelanjutan menjadi pilar utama. Upaya tersebut penting dalam membangun ketahanan siber (cyber resilience) yang inklusif dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penyerahan apresiasi akademis. Melalui kolaborasi berkelanjutan antara program studi, HIMA, dan pakar mancanegara, Program Studi Perbankan dan Keuangan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menunjukkan komitmen dalam melahirkan lulusan unggul. Lulusan tersebut diharapkan responsif terhadap dinamika teknologi serta siap menjadi profesional perbankan berdaya saing internasional.
[BACA JUGA: Cegah DBD dari Rumah, BBK 7 UNAIR Edukasi PKK Desa Gambiran]
Penulis: Refika Aziza
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



