Renogram X Radjar: Aksi Nyata Mahasiswa UNAIR di Desa Jembul

VOKASI NEWS – Ada pemandangan berbeda di kawasan perbukitan Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, pada awal Agustus 2026. Puluhan mahasiswa Program Studi D-IV Teknologi Radiologi Pencitraan VOKASI UNAIR terlihat sibuk membawa keranjang dan memetik biji kopi langsung dari pohonnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat RENOGRAM X RADJAR (Radiology Health Hygiene and Education Program X Radiologi Mengajar) 2026. Program ini berlangsung pada 6–15 Agustus 2026. Mahasiswa tidak hanya menjalankan agenda pengabdian. Mereka juga terlibat langsung dalam aktivitas pertanian bersama masyarakat Desa Jembul. Pengalaman tersebut memberikan cerita tersendiri bagi para peserta.

Menyusuri Perbukitan Desa Jembul

Kegiatan panen kopi dimulai sejak pagi. Sekitar pukul 07.00 WIB, mahasiswa berjalan menuju area perkebunan. Perjalanan menuju kebun menjadi pengalaman tersendiri. Mahasiswa harus menyusuri jalur setapak di kawasan perbukitan. Pepohonan rindang mengelilingi perjalanan mereka. Suara aliran sungai juga terdengar di sepanjang perjalanan.

Sesampainya di perkebunan, mahasiswa disambut oleh warga dan pemilik kebun. Mereka kemudian mendapatkan penjelasan mengenai cara memanen kopi. Pemilik kebun mengajarkan mahasiswa memilih buah kopi yang sudah matang. Buah yang siap dipanen ditandai dengan warna merah. Mahasiswa juga belajar teknik memetik kopi agar tidak merusak dahan tanaman.

Proses panen berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah selesai, rombongan kembali ke pendopo desa untuk beristirahat.

Menantang Medan Perkebunan Kopi

Pengalaman berbeda dirasakan mahasiswa pada hari kedua. Area perkebunan yang didatangi memiliki kontur tanah lebih menanjak dan curam. Pohon kopi di lokasi tersebut tumbuh di sepanjang sisi tebing. Kondisi ini membuat mahasiswa perlu meningkatkan kewaspadaan selama melakukan aktivitas panen.

Koordinasi antarmahasiswa juga menjadi bagian penting dalam kegiatan. Setiap langkah perlu diperhatikan agar aktivitas tetap aman. Kegiatan panen berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Meski medan cukup menantang, mahasiswa tetap mengikuti proses panen bersama warga.

Belajar dari Petani dan Masyarakat Desa Jembul

Dua hari terlibat dalam aktivitas pertanian memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa. Aktivitas di perkebunan memang menguras tenaga. Namun, pengalaman tersebut juga mempererat kebersamaan mahasiswa dan warga. Interaksi selama kegiatan membuat mahasiswa dapat mengenal kehidupan masyarakat dari lebih dekat. Mereka juga melihat secara langsung proses petani merawat dan memanen kopi.

Pengalaman tersebut memperluas pemahaman mahasiswa mengenai arti pengabdian masyarakat. Pengabdian tidak hanya berlangsung di ruang kelas atau laboratorium. Mahasiswa dapat belajar melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Mereka juga dapat memahami berbagai aktivitas dan tantangan yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA: VAS 3.0: Merawat Ingatan dan Melawan Lupa, Mengulik Sejarah Gerakan 30 September

RENOGRAM X RADJAR 2026 Hadirkan Pengalaman Bermakna

Melalui RENOGRAM X RADJAR 2026, mahasiswa VOKASI UNAIR mendapatkan pengalaman belajar di luar bidang akademik. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat melalui aktivitas yang sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Keterlibatan dalam panen kopi menjadi salah satu pengalaman yang memperkuat nilai kebersamaan. Mahasiswa belajar bekerja sama, beradaptasi dengan lingkungan, serta menghargai aktivitas masyarakat lokal.

Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian masyarakat tidak hanya tentang memberikan pengetahuan. Pengabdian juga menjadi kesempatan untuk belajar dari masyarakat dan memahami kehidupan mereka secara langsung. Melalui kegiatan di Desa Jembul, RENOGRAM X RADJAR 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk tumbuh sebagai bagian dari masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membangun kepedulian dan semangat pengabdian dalam diri mahasiswa.

***

Penulis: Agitha Savira

Pembina: Muhaimin, S.Tr.Kes., M.T

Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)