Saat Obat Tak Selalu Diminum: Edukasi Sediaan Obat Khusus oleh Mahasiswa D3 Keperawatan Unair

VOKASI NEWS – Perkembangan dunia farmasi telah menghadirkan berbagai bentuk sediaan obat yang semakin beragam. Selain tablet dan kapsul yang umum digunakan, terdapat pula sediaan obat khusus seperti aerosol, transdermal, dan implan. Berbagai sediaan tersebut dirancang untuk memberikan efek terapi yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami karakteristik serta cara penggunaan sediaan obat tersebut.

Latar Belakang dan Pelaksanaan Kegiatan

Kurangnya pemahaman ini dapat menyebabkan penggunaan obat yang kurang tepat sehingga berisiko menurunkan keberhasilan terapi maupun menimbulkan efek yang tidak diharapkan (Kristiyowati, 2019). Sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan penyuluhan mengenai sediaan obat khusus bagi ibu-ibu PKK di Perumahan Graha Bunder Asri (GBA), Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai berbagai jenis sediaan obat serta penggunaannya yang tepat. Kegiatan ini dilaksanakan pada 9 Mei 2026 dan bertujuan memberikan pemahaman mengenai berbagai jenis sediaan obat beserta cara penggunaannya yang benar.

Kelompok ibu-ibu PKK dipilih sebagai sasaran kegiatan karena memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Selain berperan dalam pengambilan keputusan terkait penggunaan obat di rumah, ibu-ibu PKK juga aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Oleh karena itu, informasi yang diperoleh berpotensi disebarluaskan kepada anggota keluarga maupun masyarakat sekitar.

Materi dan Media Penyuluhan

Materi penyuluhan mencakup pengenalan sediaan obat aerosol, transdermal, dan implan. Peserta diberikan informasi mengenai definisi, manfaat, indikasi penggunaan, kelebihan, kekurangan, serta cara penggunaan dan penyimpanan yang tepat untuk masing-masing jenis sediaan. Melalui materi yang disampaikan, peserta diharapkan dapat memahami bahwa setiap bentuk sediaan obat memiliki fungsi dan aturan penggunaan yang berbeda. Dengan demikian, obat perlu digunakan secara tepat dan tidak secara sembarangan.

Agar penyampaian informasi lebih menarik dan mudah dipahami, kegiatan didukung dengan media edukasi berupa poster dan papan sediaan obat. Poster berisi ringkasan materi yang dilengkapi ilustrasi pendukung untuk memudahkan peserta memahami informasi yang disampaikan. Sementara itu, papan sediaan obat digunakan sebagai media visual untuk memperkenalkan berbagai bentuk sediaan obat secara lebih jelas dan interaktif kepada peserta.

Pengenalan dan Demonstrasi Penyuluhan dilaksanakan secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam setiap tahapan kegiatan. Sebelum materi diberikan, peserta terlebih dahulu mengerjakan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal terkait sediaan obat khusus. Selanjutnya, pemateri menyampaikan materi sekaligus memberikan demonstrasi mengenai cara penggunaan beberapa sediaan obat, seperti inhaler aerosol dan patch transdermal.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan peserta menyampaikan pengalaman serta pertanyaan terkait penggunaan obat dalam kehidupan sehari-hari. Sesi tersebut menjadi sarana interaktif untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai penggunaan obat yang tepat. Suasana yang komunikatif membuat peserta lebih aktif berpartisipasi dan lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Evaluasi dan Dampak Kegiatan

Sebagai bentuk evaluasi, peserta diminta mengerjakan post-test setelah seluruh materi selesai disampaikan. Hasil pre-test dan post-test digunakan untuk melihat perubahan tingkat pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan edukasi. Selanjutnya, observasi dan wawancara turut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kebiasaan masyarakat dalam menyimpan serta menggunakan obat di lingkungan rumah tangga.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional. Pemahaman yang baik mengenai sediaan obat khusus dapat membantu masyarakat menghindari kesalahan penggunaan obat. Pengetahuan tersebut juga berkontribusi dalam mendukung terciptanya perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

[BACA JUGA: Edukasi Cerdas Penggunaan Obat Tingkatkan Kesadaran Masyarakat]

Penulis: Yesika Ramadhania Kelompok 4 GR-2D

Pembimbing: Dr. Hafna Ilmy Muhalla, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep. M. B.

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)