VOKASI NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) melalui Kementerian Pengabdian Masyarakat dan Pariwisata menyelenggarakan Sekolah Rakyat 2026 pada Jumat–Sabtu (16–17 Oktober 2026). Kegiatan ini dilaksanakan di SD Budi Dharma yang berlokasi di Jalan Pulo Wonokromo No. 241, Wonokromo, Surabaya. Kegiatan ini melibatkan siswa kelas 1 hingga kelas 6 dalam rangkaian pembelajaran interaktif, edukasi kesehatan, edukasi pergaulan sehat, dan pentas seni. Sekolah Rakyat 2026 menjadi wadah bagi siswa untuk memperoleh pengalaman belajar yang beragam. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penyampaian materi, praktik langsung, serta aktivitas yang mendorong kreativitas dan keberanian siswa dalam berekspresi.
Belajar Interaktif melalui Praktik dan Kreativitas
Kegiatan pada Jumat (16/10/2026) dibuka dengan salat Duha bersama sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Suasana pembelajaran diisi dengan materi literasi, numerasi, dan pengenalan sains yang disesuaikan dengan jenjang kelas masing-masing. Materi disampaikan dengan pendekatan interaktif yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami materi melalui penjelasan, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk belajar melalui pengalaman langsung.
Pembelajaran sains juga dikemas melalui praktik roket air yang memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada siswa. Kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan konsep sains melalui percobaan sederhana yang menarik dan mudah diamati.
Kreativitas siswa turut dikembangkan melalui kegiatan pengecatan tempat sampah dan pemanfaatan galon bekas sebagai wadah tanaman. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkreasi sekaligus mengenal pemanfaatan barang bekas dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan belajar dan praktik kreatif ini menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berfokus pada materi pelajaran, tetapi juga pada keterlibatan aktif siswa.
Mengenal Kesehatan Diri dan Pergaulan Sehat
Pada Sabtu (17/10/2026), kegiatan diisi dengan edukasi kesehatan gigi bagi siswa kelas 1 hingga kelas 3. Materi yang diberikan mencakup jenis dan fungsi gigi, penyebab sakit gigi, serta cara menyikat gigi dengan benar. Siswa memperoleh kesempatan untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak usia sekolah dasar.
Pemahaman tersebut diperkuat melalui praktik menyikat gigi bersama dengan pendampingan panitia dan pengawasan guru. Siswa mempraktikkan cara menyikat gigi yang telah dipelajari sehingga materi tidak hanya diterima secara teori. Aktivitas ini menjadi bagian dari upaya mengenalkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi melalui praktik sederhana.
Sementara itu, siswa kelas 4 hingga kelas 6 mendapatkan edukasi mengenai pergaulan sehat dan risiko pacaran pada usia sekolah dasar. Materi mencakup perbedaan hubungan yang sehat dan tidak sehat, batasan diri, privasi, persetujuan, serta bentuk pelecehan dan kekerasan, termasuk yang terjadi di ruang digital. Penyampaian materi diperkuat melalui panduan “Tidak, Pergi, Cerita” sebagai langkah yang dapat dilakukan siswa ketika menghadapi situasi yang tidak aman. Selain itu, permainan interaktif “Berdiri atau Duduk?” digunakan untuk membantu siswa mengenali situasi yang perlu diwaspadai dalam pergaulan sehari-hari.
Pentas Seni, Ruang Ekspresi dan Apresiasi Siswa
Pentas seni menjadi bagian penutup Sekolah Rakyat 2026 dengan menghadirkan berbagai penampilan siswa SD Budi Dharma. Pertunjukan yang ditampilkan meliputi Tari Remo, samroh, Tari Warcita, angklung, serta penampilan dari kegiatan pramuka dan futsal. Beragam penampilan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan melalui kegiatan seni maupun aktivitas sekolah.
Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan diberikan kepada setiap penampilan pentas seni dan siswa paling aktif dari masing-masing kelas 1 hingga kelas 6. Pemberian penghargaan menjadi bentuk pengakuan atas partisipasi siswa dalam rangkaian kegiatan. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama yang melibatkan panitia, guru, dan siswa SD Budi Dharma.
Harapan dan Makna Sekolah Rakyat 2026
Wakil Presiden BEM Fakultas Vokasi UNAIR 2026 menyampaikan bahwa mahasiswa vokasi tidak hanya berfokus pada persiapan memasuki dunia industri, tetapi juga memiliki kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan memberikan kontribusi kepada masyarakat. Sekolah Rakyat 2026 menjadi salah satu bentuk keterlibatan tersebut melalui kegiatan pengabdian di bidang pendidikan yang melibatkan mahasiswa secara langsung.
Melalui rangkaian pembelajaran, edukasi kesehatan, dan kegiatan kreatif selama dua hari, Sekolah Rakyat 2026 diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi siswa SD Budi Dharma. Selain memberikan manfaat bagi siswa, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian sosial serta menerapkan nilai-nilai kolaborasi dan tanggung jawab melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
[BACA JUGA: Mengikis Ketakutan Operasi Ibu Hamil dan Lansia Melalui Edukasi Perioperatif di Posyandu Cerme]
Penulis: Wima Milanisty Wijayanto
Editor: Aghnia Faizatus (Tim Branding Vokasi)


