VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan edukasi kesehatan mengenai perawatan luka sederhana kepada anak-anak di Masjid Miftahul Huda, Kebomas, Gresik. Kegiatan ini menggunakan bahasa Inggris sebagai media pembelajaran. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak dalam memberikan pertolongan pertama pada luka ringan.
Kegiatan dilaksanakan oleh Adinda Muslim Saffara, Novia Lingga Arum, Shafaira Priyono Putri, dan Esther Apriliana Simanjuntak di bawah bimbingan Hafna Ilmy Muhalla. Melalui kegiatan ini, mahasiswa menghadirkan pembelajaran kesehatan yang interaktif dan mudah dipahami. Dengan demikian, peserta dapat belajar sambil bermain dalam suasana yang menyenangkan.
Belajar Perawatan Luka dengan Bahasa Inggris
Materi diawali dengan pengenalan jenis luka ringan yang sering dialami saat bermain. Selanjutnya, peserta mempelajari pentingnya mencuci tangan sebelum merawat luka. Mahasiswa juga menjelaskan cara membersihkan luka menggunakan air mengalir. Selain itu, peserta dikenalkan pada penggunaan antiseptik sesuai kebutuhan. Tahap berikutnya adalah menutup luka menggunakan kasa atau plester yang bersih.
Seluruh materi disampaikan menggunakan bahasa Inggris sederhana. Materi tersebut disesuaikan dengan kemampuan peserta. Oleh karena itu, anak-anak lebih mudah memahami isi pembelajaran. Di sisi lain, mereka juga memperoleh kosakata baru tentang tubuh, kebersihan, dan pertolongan pertama.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi perawatan luka sederhana. Mahasiswa memperagakan setiap tahapan secara langsung. Kemudian, peserta mempraktikkan kembali setiap langkah dengan pendampingan. Melalui metode ini, anak-anak tidak hanya memahami teori. Akan tetapi, mereka juga mampu mempraktikkan perawatan luka ringan dengan benar.
Meningkatkan Literasi Kesehatan Sejak Dini
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti instruksi dalam bahasa Inggris. Selain itu, peserta juga berpartisipasi dalam praktik perawatan luka. Suasana belajar yang interaktif membuat materi lebih mudah dipahami. Sementara itu, rasa percaya diri peserta dalam menggunakan kosakata bahasa Inggris juga meningkat.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan memiliki pengetahuan dasar mengenai perawatan luka sederhana. Dengan demikian, mereka mampu memberikan pertolongan pertama sebelum memperoleh penanganan lebih lanjut apabila diperlukan. Di sisi lain, penggunaan bahasa Inggris diharapkan dapat meningkatkan minat belajar bahasa asing sejak usia dini. Pada akhirnya, kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan dapat disampaikan secara kreatif, menyenangkan, dan aplikatif. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan lingkungan sekitar.
[BACA JUGA: Video Edukasi Menjadi Kunci Agar Pasien Lebih Siap Untuk Menjalani Pemeriksaan Panoramik]
Penulis: Adinda Muslim Saffara, Novia Lingga Arum, Shafaira Priyono Putri, dan Esther Apriliana Simanjuntak
Pembimbing: Hafna Ilmy Muhalla
Editor: Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)



