VOKASI NEWS – Tourism Synergy 2026 merupakan workshop yang diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana Terapan Destinasi Pariwisata Universitas Airlangga pada 14–15 Februari 2026 di Duyung Trawas Hill, Trawas. Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya mahasiswa angkatan 2024 dan 2025 dalam suasana yang kolaboratif dan penuh kebersamaan. Tidak hanya berfungsi sebagai agenda akademik, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antar angkatan yang sebelumnya belum terjalin secara intens.
Melalui berbagai rangkaian kegiatan, mahasiswa diajak untuk saling mengenal, bertukar pandangan, serta membangun komunikasi yang lebih terbuka dan inklusif. Lingkungan yang tercipta selama kegiatan mendorong munculnya rasa saling percaya dan solidaritas. Hal ini menjadi penting karena dalam dunia perkuliahan, khususnya di bidang pariwisata, kolaborasi dan kemampuan bekerja dalam tim merupakan aspek yang tidak terpisahkan. Dengan adanya ruang belajar bersama ini, mahasiswa tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga secara interpersonal.
Dari Teori ke Realita Industri
Salah satu kekuatan utama dari Tourism Synergy 2026 terletak pada integrasi antara teori dan praktik. Sesi materi yang dibawakan oleh dosen memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya observasi dan analisis destinasi wisata sebagai dasar dalam pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan. Mahasiswa diajak untuk melihat bahwa konsep yang dipelajari di kelas memiliki relevansi yang kuat ketika diterapkan di lapangan.
Selain itu, kehadiran alumni memberikan perspektif yang lebih luas mengenai dunia kerja. Pengalaman yang mereka bagikan, mulai dari proses adaptasi, tantangan yang dihadapi, hingga keterampilan yang dibutuhkan di industri, menjadi pembelajaran berharga bagi mahasiswa. Hal ini membantu mahasiswa untuk mempersiapkan diri secara lebih matang sejak dini.
Pengalaman tersebut semakin diperkuat melalui kegiatan observasi langsung di area destinasi. Mahasiswa dilatih untuk mengamati berbagai aspek, seperti potensi wisata, fasilitas, pelayanan, hingga pengelolaan destinasi. Proses ini melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis, sekaligus memberikan pengalaman nyata dalam menghubungkan teori dengan praktik, sehingga pembelajaran menjadi lebih aplikatif.
Merajut Kebersamaan dalam Satu Harmoni
Di balik rangkaian kegiatan akademik, Tourism Synergy 2026 juga menghadirkan momen kebersamaan yang hangat dan berkesan. Malam pentas seni menjadi salah satu highlight kegiatan yang memperlihatkan sisi kreatif mahasiswa. Berbagai penampilan yang ditampilkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk mengekspresikan diri serta mempererat hubungan antar peserta. Suasana yang tercipta penuh dengan antusiasme, tawa, dan kebersamaan.
Selain itu, prosesi pengukuhan menjadi momen reflektif yang sarat makna. Prosesi ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol komitmen mahasiswa dalam menjalani perjalanan akademik di Program Studi D4 Destinasi Pariwisata. Momen ini menegaskan bahwa setiap mahasiswa merupakan bagian dari satu keluarga akademik yang saling mendukung dan tumbuh bersama.
Secara keseluruhan, Tourism Synergy 2026 tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang utuh, tetapi juga menghadirkan nilai kebersamaan yang kuat. Sinergi yang terbangun antara mahasiswa, dosen, dan alumni menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter serta kesiapan mahasiswa untuk menghadapi dunia profesional di masa depan.
[BACA JUGA: Mahasiswa K3 UNAIR Dilantik Sebagai Ketua Umum UKM Tari dan Karawitan Periode 2026-2027]
Penulis: Alyka Kanz Atheyya
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



