VOKASI NEWS – Pada tanggal 7 Maret 2026, Himpunan Mahasiswa Pengobat Tradisional (HIMA Battra) mengadakan acara upgrading. Tema kegiatan Upgrading tahun 2026 ini yaitu “Melangkah Bersama, Merajut Jejak Membangun Pijak ke Level Selanjutnya”. Acara ini diadakan di Gedung FEB Auditorium Maleo Lantai 3, Kampus B Universitas Airlangga.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) yang bertujuan agar anggota HIMA Battra dapat berjalan selaras di arah yang sama selama satu periode kedepan. Peserta yang mengikuti acara ini adalah seluruh anggota HIMA Battra. Pada kegiatan ini, mahasiswa mendengarkan sambutan-sambutan dari para tamu undangan dan melakukan sesi sharing bersama dengan Moh. Ayub Alchabib, S. Tr. Battra. selaku pembicara pada acara tersebut.
Sesi Utama dan Penguatan Solidaritas Anggota
Para panitia dan peserta datang pada pukul 07.30 WIB. Panitia maupun peserta melakukan absensi lalu masuk ke dalam auditorium sambil menunggu acara dimulai. Panitia juga tidak lupa melakukan briefing sebelum acara dimulai agar acara dapat berjalan dengan lancar. Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Airlangga. Setelah itu, sambutan diberikan oleh Dewi Candra Wati selaku ketua pelaksana acara, Achmad Aghfir Akbar Walidaina selaku Kahima Battra Kabinet Avesena, Ibu Rini Hamsidi, S. Farm., Apt., M. Farm. selaku KPS Pengobat Tradisional, ibu Anestasia Pangestu Mei Tyas, S. Kep., Ns., M. Kep. selaku pembina Ormawa, dan bapak Dr. Andi Estetiono, S. E., M. M. selaku wakil dekan I fakultas vokasi. Acara lalu dilanjutkan dengan pelantikan HIMA dan ucap janji pengabdian sebagai anggota HIMA Pengobat Tradisional.
Acara utama dari kegiatan upgrading adalah pemaparan materi dan sharing bersama yang disampaikan oleh Moh. Ayub Alchabib, S. Tr. Battra. selaku alumni angkatan tahun 2021. Kak Ayub menceritakan pengalaman berorganisasi selama berkuliah di Battra dan momen-momen yang tidak terlupakan. Selain itu, beliau juga memberi motivasi dan tips and trick kuliah di Battra. Setelah sesi pemaparan materi, para peserta melakukan sesi tanya jawab dengan kak Ayub. Dengan adanya pemaparan materi dan sharing bersama, anggota HIMA Battra bisa selalu solid untuk mencapai tujuan bersama.
Acara dilanjutkan dengan sesi games yang asik. Games itu adalah kata berantai. Permainan ini dimainkan secara berkelompok yang dibagi sama rata. Lalu, orang terdepan yang paling ujung diberi satu kalimat oleh panitia untuk disalurkan pada anggota kelompoknya hingga orang terakhir paling ujung juga dengan cara dibisikkan kata-katanya. Setelah itu, orang terakhir tersebut mengatakan kalimat yang dibisikkan tadi oleh orang sebelumnya. Kelompok yang kalah akan diberi hukuman oleh panitia. Hukumannya yaitu menyanyikan satu lagu logam “Acupoint Song” di depan semua orang. Kelompok yang kalah diberi waktu 5 menit untuk mengingat
kembali lirik lagu dan titik akupuntur yang ada pada lagu tersebut. Setelah itu, para peserta yang kalah menyanyikan lagu sambil menunjuk arah titik akupuntur.
Diskusi Organisasi dan Refleksi Bersama
Setelah sesi games, para peserta di kelompok yang sama akan melakukan Forum Group Discussion (FGD) mengenai permasalahan organisasi. Permasalahan diberikan oleh panitia berisi tentang “silent treatment” salah satu anggota di organisasi. Kelompok pro maupun kontra saling memberikan argumennya yang kuat dalam menjawab permasalahan tersebut. Kelompok pro diwakilkan oleh Aufa dan Lharissa, sedangkan kelompok kontra diwakili oleh Falih dan Anin.
Pada sesi FGD ini, tidak ada kelompok yang kalah maupun menang karena setiap orang pasti
memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda-beda. Sebagai penghargaan, kedua kelompok
diberi bingkisan hadiah berupa snack.
[BACA JUGA: Kupas Tuntas D4 Teknologi Kesehatan Gigi UNAIR, HIMA TKG Gelar Seminar Edukasi untuk Siswa SMA]
Penulis : Chelsea Aurellia Sabtohadi
Editor: Vioretha (Tim Humas Informasi Vokasi)



