Seminar Nasional Bulan K3 2026 Perkuat Kolaborasi Pembinaan dan Pelayanan Keselamatan Kerja

Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja tahun 2026, Program Studi D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan Seminar Nasional. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 7 Februari 2026, di lantai sembilan Gedung Nano Kampus C Universitas Airlangga, di Aula Candradimuka.

Seminar nasional tersebut dihadiri oleh mahasiswa Program Studi K3 Universitas Airlangga. Selain itu, hadir pula mahasiswa dari perguruan tinggi lain, dosen, alumni Hiperkes dan KK, serta praktisi Health, Safety, and Environment (HSE). Kegiatan dilaksanakan secara hybrid. Peserta dapat mengikutinya secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Forum Ilmiah Pengetahuan K3

Seminar nasional ini diselenggarakan sebagai forum ilmiah. Kegiatan ini membahas peningkatan pembinaan dan pelayanan keselamatan dan kesehatan kerja. Tema acara adalah “Strategi Penguatan Pembinaan dan Pelayanan K3 Berbasis Kolaborasi Multi-Stakeholder.” Tema ini menekankan pentingnya kerja sama antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan praktisi industri. Kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan implementasi keselamatan kerja. Sistem keselamatan dan kesehatan kerja memiliki peran penting. Sistem ini membantu menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Organisasi Perburuhan Internasional mengatakan bahwa sistem keselamatan dan kesehatan kerja yang
baik dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja dan mengurangi risiko kecelakaan kerja (International
Labour Organization, 2021). Oleh karena itu, kolaborasi berbagai pemangku kepentingan sangat penting. Kerja sama tersebut dapat memperkuat budaya keselamatan kerja. Seminar nasional ini bertujuan memfasilitasi pertukaran informasi dan pengalaman. Pesertanya meliputi akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan di bidang keselamatan kerja.

Narasumber dan Materi Seminar

Sebagai pembicara utama dalam seminar, Warga Bagus, S.T., MM, Kepala Seksi Norma K3 Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, hadir. Warga Bagus mengatakan bahwa “pengawasan norma K3 memerlukan dukungan kolaborasi berbagai pihak agar penerapan keselamatan kerja dapat berjalan secara optimal.” Dia juga menekankan betapa pentingnya pengawasan terhadap penerapan standar keselamatan kerja di berbagai sektor industri.

Seminar nasional juga menghadirkan narasumber terkenal dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja. Lientje Setyawati K. Maurits, M.S., Sp.Ok., adalah Spesialis Kedokteran Okupasi dan Kesehatan yang berbicara tentang bagaimana kesehatan kerja diterapkan dalam lingkungan kerja. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga kesehatan pekerja. Upaya tersebut berperan dalam meningkatkan produktivitas dan keberlangsungan industri.

Muhammad Fertiaz, S.KM., M.K.K.K. dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia adalah narasumber berikutnya, yang membahas kebijakan dan pengawasan penerapan standar keselamatan kerja di seluruh negeri. Muhammad Fertiaz menegaskan pentingnya dukungan kebijakan yang kuat. Selain itu, kesadaran kolektif di lingkungan kerja juga diperlukan untuk menerapkan keselamatan kerja.

Inovasi Mahasiswa K3

Aplikasi My Fatigue, yang dibuat oleh mahasiswa Program Studi K3 Universitas Airlangga dengan bantuan dosen, diluncurkan bersamaan dengan seminar nasional tersebut. Aplikasi ini dibuat untuk memantau tingkat kelelahan kerja. Kelelahan kerja merupakan salah satu faktor yang sering meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Aplikasi tersebut diharapkan menjadi inovasi untuk mencegah kecelakaan kerja. Selain itu, aplikasi ini juga dapat membantu meningkatkan budaya keselamatan kerja. Selain itu, kegiatan ini menunjukkan kontribusi akademik mahasiswa. Kontribusi tersebut terlihat dalam pengembangan teknologi yang relevan dengan bidang keselamatan dan kesehatan kerja.

Penyelenggaraan Seminar Nasional Bulan K3 tahun 2026 diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara akademisi, praktisi industri, dan pemangku kebijakan dalam pengembangan keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang kebijakan, pengawasan standar K3, dan praktik kesehatan kerja di berbagai sektor. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan membantu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif melalui penguatan kompetensi lulusan.

[BACA JUGA: Mahasiswa Vokasi UNAIR Raih Kesempatan Belajar di Apple Developer Academy Bali]

***

Nama Penulis: Salman Alfarisi (Tim Vokasi Branding)

Dosen Pembimbing: Dr. Neffrety Nilamsari, S.Sos., M.Kes.

Editor: Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)