VOKASI NEWS – Pengetahuan mengenai penggunaan obat yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan keluarga. Namun, masih ditemukan masyarakat yang belum memahami perbedaan golongan obat, aturan penggunaan, serta risiko yang dapat timbul akibat penggunaan obat yang tidak sesuai. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan untuk melaksanakan kegiatan edukasi farmakologi sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Program tersebut berlangsung di Balai RT 01 Perumahan Graha Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Selain itu, kegiatan ini merupakan bagian dari project pembelajaran mata kuliah Farmakologi di bawah bimbingan Susilo Harianto. Sasaran kegiatan adalah ibu-ibu PKK yang memiliki peran penting dalam pengelolaan kesehatan keluarga, khususnya dalam penggunaan dan penyimpanan obat di rumah.
Meningkatkan Pemahaman tentang Penggolongan Obat
Sebanyak 20 anggota PKK mengikuti kegiatan dengan antusias. Materi yang diberikan berfokus pada pengenalan lima golongan obat yang umum ditemukan di masyarakat, yaitu obat bebas, obat bebas terbatas, obat wajib apotek (OWA), obat keras, serta narkotika dan psikotropika.
Selain mengenali ciri setiap golongan obat, peserta memperoleh informasi mengenai aturan penggunaan obat. Selanjutnya, cara penyimpanan obat yang benar juga diperkenalkan kepada peserta. Di samping itu, peserta diajak memahami pentingnya memperoleh obat melalui jalur yang tepat. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu menggunakan obat secara lebih aman dan rasional.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media edukasi berupa poster, leaflet, dan papan informasi obat. Penggunaan media visual membantu peserta memahami materi dengan lebih mudah. Selain itu, suasana kegiatan berlangsung aktif karena peserta terlibat dalam diskusi dan sesi tanya jawab yang membahas berbagai permasalahan penggunaan obat dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi mengenai penggolongan obat menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait penggunaan obat yang aman. Oleh karena itu, pemahaman yang baik mengenai jenis dan aturan penggunaan obat dapat membantu mengurangi risiko kesalahan penggunaan obat serta masalah kesehatan lainnya.
Pemeriksaan Tekanan Darah sebagai Upaya Deteksi Dini
Selain kegiatan edukasi, peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan tekanan darah secara gratis. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemantauan kondisi kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit, khususnya hipertensi.
Pemeriksaan tekanan darah mendapatkan respons yang sangat positif. Selain itu, peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Tidak hanya mengetahui hasil pemeriksaan, peserta juga memperoleh informasi mengenai cara menjaga tekanan darah tetap dalam batas normal melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik yang cukup, serta pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Sementara itu, antusiasme peserta terlihat saat sesi evaluasi dilaksanakan. Sebagian besar peserta mampu menjawab pertanyaan yang diberikan dengan baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dengan baik dan memberikan tambahan wawasan bagi peserta.
Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan mengenai jenis-jenis obat dan cara penggunaannya. Informasi yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kesehatan keluarga,” tuturnya.
Mewujudkan Keluarga yang Lebih Sehat
Kegiatan edukasi farmakologi dan pemeriksaan tekanan darah berlangsung dengan lancar serta mendapat partisipasi aktif dari seluruh peserta. Kehangatan suasana dan tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa edukasi kesehatan masih menjadi kebutuhan penting di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan ini diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meningkatnya pemahaman mengenai penggunaan obat yang tepat dan pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin, masyarakat dapat menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan terkait kesehatan keluarga.
Pada akhirnya, peningkatan literasi kesehatan diharapkan mampu mendukung terwujudnya keluarga yang lebih sehat, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Penulis: Chantika Claudia Kis Monic
Editor: Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)



