VOKASI NEWS – Mahasiswa D-III Keperawatan Vokasi UNAIR mengedukasi masyarakat Wonosari Kidul V, Surabaya, mengenai penggunaan sediaan obat padat melalui media visual interaktif untuk meningkatkan literasi obat dan penggunaan obat yang rasional.
Edukasi Kesehatan Tingkatkan Literasi Penggunaan Obat di Masyarakat
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai jenis, fungsi, karakteristik, serta cara penggunaan sediaan obat padat. Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan mampu menggunakan obat secara lebih aman, tepat, dan rasional dalam kehidupan sehari-hari.
Pre-test Identifikasi Tingkat Pengetahuan Awal Peserta
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai sediaan obat padat. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta masih mengalami kesulitan membedakan berbagai jenis sediaan obat padat beserta fungsi dan karakteristiknya.
Selain itu, beberapa peserta juga belum memahami cara penggunaan yang tepat pada masing-masing bentuk sediaan obat. Temuan tersebut menjadi dasar bagi tim mahasiswa untuk menyusun metode penyampaian materi yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat.
Edukasi Interaktif melalui Media Visual
Berdasarkan hasil pre-test, mahasiswa menyampaikan materi menggunakan metode edukasi yang bersifat visual dan interaktif. Berbagai contoh sediaan obat padat ditunjukkan secara langsung sehingga peserta dapat mengenali bentuk obat sekaligus memahami karakteristik setiap sediaan.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan jenis-jenis sediaan obat padat, fungsi masing-masing sediaan, cara penggunaan yang benar, serta perbedaan karakteristik setiap bentuk obat. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh penjelasan secara teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui contoh nyata.
Diskusi Aktif Tingkatkan Pemahaman Peserta
Suasana edukasi berlangsung aktif dan komunikatif. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan obat yang sering dijumpai di lingkungan rumah tangga.
Diskusi berkembang pada topik perbedaan penggunaan berbagai bentuk sediaan obat, cara penyimpanan yang benar, hingga kesalahan penggunaan obat yang masih sering dilakukan masyarakat. Interaksi dua arah tersebut membantu peserta mengklarifikasi informasi yang sebelumnya masih membingungkan sehingga materi lebih mudah dipahami.
Hasil Post-test Menunjukkan Peningkatan Pengetahuan
Setelah seluruh materi selesai disampaikan, peserta mengikuti post-test sebagai bentuk evaluasi akhir. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dibandingkan sebelum mengikuti kegiatan edukasi.
Peserta yang sebelumnya belum memahami karakteristik berbagai jenis sediaan obat padat kini mampu mengenali fungsi masing-masing sediaan serta mengetahui cara penggunaannya dengan benar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode edukasi visual dan interaktif efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat mengenai penggunaan obat.
Pemeriksaan Tekanan Darah Lengkapi Kegiatan Edukasi
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim mahasiswa juga memberikan layanan pemeriksaan tekanan darah kepada seluruh peserta. Kegiatan ini mendapat sambutan positif karena masyarakat tidak hanya memperoleh edukasi kesehatan, tetapi juga dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara langsung.
Melalui kombinasi edukasi kesehatan dan pemeriksaan sederhana tersebut, mahasiswa D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup sehat di lingkungan keluarga.
[BACA JUGA: Satu Pekarangan Tiga Pengetahuan: Edukasi TOGA, Jamu, OHT, dan Fitofarmaka di Gresik]
Nama Penulis : Zakkiya Akhtar
Editor: Alkeshar (Tim Vokasi Branding)



