VOKASI NEWS – Peringatan World Cleanup Day tahun ini tidak berhenti pada seremoni belaka. Lebih dari seratus mahasiswa turun langsung ke kawasan Pantai Kenjeran, Surabaya. Aksi digelar pada Sabtu (26/9/2026) untuk membersihkan sampah pesisir. Langkah ini untuk menyelamatkan lingkungan laut dari ancaman pencemaran.
Aksi nyata ini digelar oleh Marine Buddies Surabaya bersama tiga organisasi mahasiswa terkemuka. Ketiga organisasi tersebut adalah Himpunan Mahasiswa Teknik Industri ITS, Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika ITS, dan Himpunan Mahasiswa Teknologi Kesehatan Gigi Universitas Airlangga. Melalui sinergi antarlembaga pendidikan ini, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan pesisir dapat disuarakan secara lebih masif kepada masyarakat luas.
Aksi Nyata dan Dampak Lingkungan
Hasil dari aksi gotong royong ini pun cukup mencatatkan dampak nyata bagi kebersihan kawasan wisata bahari tersebut. Sebanyak 309 kilogram sampah berhasil dikumpulkan dari area pesisir Pantai Kenjeran. Sehari sebelumnya, Jumat (25/9/2026), rangkaian kegiatan ini sebenarnya telah diawali terlebih dahulu. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan webinar interaktif mengenai bahaya sampah plastik terhadap ekosistem laut.
Ketua pelaksana kegiatan, Fathiyah Abwaba, menegaskan bahwa persoalan lingkungan yang kian mendesak tidak cukup hanya dipahami lewat diskusi di dalam ruangan semata. “Kesadaran harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Dimulai dari belajar dan berdiskusi, lalu turun langsung untuk berkontribusi bersama,” ujar Fathiyah dengan penuh semangat.
Kolaborasi dan Pengalaman Relawan
Menurut Fathiyah, aksi bersih pantai ini juga menjadi ruang kolaborasi lintas keilmuan yang sangat berharga. Mahasiswa dari berbagai latar belakang bidang studi yang berbeda bisa bekerja bersama. Mereka dapat saling belajar satu sama lain. Selain itu, kegiatan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Salah seorang relawan yang mengikuti kegiatan ini mengaku bahwa acara tersebut memberikan pengalaman yang sangat berkesan dan bermakna. “Seru banget, apalagi bisa kerja bareng teman-teman dari organisasi berbeda. Jadi lebih terasa kebersamaannya,” ungkapnya antusias.
Marine Buddies Surabaya berharap kolaborasi positif ini tidak berhenti hanya pada momentum peringatan World Cleanup Day saja. Ke depan, kerja sama lintas organisasi ini diharapkan terus berlanjut secara konsisten. Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan peduli lingkungan, program edukasi kelautan, serta aksi nyata demi menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir. Dengan semangat kebersamaan yang kuat, aksi sederhana ini menjadi langkah kecil awal. Langkah ini diharapkan mampu membawa dampak besar bagi masa depan dan kelestarian pantai di Surabaya.
[BACA JUGA: Perkuat Ketahanan Keluarga, Dosen Vokasi UNAIR Edukasi Warga Tambaksari Tentang Mitigasi Bencana dan Arsip Digital Keluarga]
Penulis: Zarit Salsabillah Azzahro
Editor: Nawal Eka Paramita (Tim Vokasi Branding)



