VOKASI NEWS – Lulusan pendidikan vokasi memiliki peluang luas untuk berkembang menjadi pemimpin industri sekaligus berkontribusi dalam dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Hal tersebut tercermin dari perjalanan karier Alen Prahadinata, alumni D3 Hygiene Kesehatan Keselamatan Kerja Universitas Airlangga (UNAIR). Kini, Alen berkiprah sebagai profesional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pendiri lembaga pengembangan kompetensi, serta dosen.
Dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang Health, Safety, and Environment (HSE), Alen saat ini dipercaya menjabat sebagai Head of HSE & General Affairs (GA) di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Selain menjalankan tanggung jawab strategis di perusahaan, ia merupakan salah satu founder Heccons, lembaga yang bergerak dalam bidang pelatihan, sertifikasi, dan konsultasi K3. Kiprahnya juga meluas ke dunia akademik sebagai dosen di Politeknik Kesehatan Kerja Cendekia.
Fondasi Karier Berawal dari Pendidikan Vokasi UNAIR
Perjalanan profesional Alen tidak terlepas dari pendidikan yang ditempuhnya di Universitas Airlangga. Ia mengawali pendidikan tinggi pada Program Diploma III Hygiene Kesehatan Keselamatan Kerja UNAIR pada 2005 dan menyelesaikannya pada 2008.
Pendidikan vokasi menjadi fondasi penting dalam membangun pemahaman mengenai identifikasi bahaya dan pengendalian risiko. Pemahaman tersebut juga mencakup kesehatan lingkungan kerja serta penerapan prinsip keselamatan di industri.
Setelah menyelesaikan pendidikan diploma, Alen melanjutkan studi S1 Kesehatan Masyarakat dengan peminatan K3 di Universitas Airlangga pada 2008–2010. Ia kemudian memperkuat kemampuan manajerial melalui pendidikan Magister Manajemen Sumber Daya Manusia di STIE Mahardhika Surabaya pada 2010–2012.
Perpaduan kompetensi teknis K3 dan kemampuan manajemen tersebut menjadi bekal dalam menghadapi kompleksitas pengelolaan keselamatan kerja di perusahaan berskala besar.
Meniti Karier hingga Memimpin HSE dan General Affairs
Alen mengawali perjalanan profesionalnya di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk pada 2010 sebagai HSE Staff & Document Control. Dalam posisi tersebut, ia terlibat dalam implementasi program K3, pengelolaan dokumen perusahaan, investigasi kecelakaan kerja, pengelolaan lingkungan, serta pelaksanaan audit sistem manajemen.
Pada 2016, kariernya berkembang ketika dipercaya menjabat sebagai HSE-HR Supervisor. Tanggung jawabnya semakin luas, mencakup pengelolaan program keselamatan kerja, penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), serta berbagai aspek pengelolaan sumber daya manusia.
Konsistensi dan pengalaman panjang tersebut mengantarkannya menduduki posisi Head of HSE-GA pada 2025.
Dalam jabatan ini, Alen mengelola berbagai fungsi strategis perusahaan, mulai dari keselamatan dan kesehatan kerja, lingkungan, hingga sistem manajemen ISO. Tanggung jawabnya juga mencakup hubungan industrial, keamanan, serta pengelolaan fasilitas perusahaan.
Lingkup tanggung jawabnya mencakup pengelolaan fasilitas kantor dan pabrik seluas sekitar 22 hektare, koordinasi 120 personel keamanan, pengelolaan sekitar 100 kendaraan operasional, serta ratusan perizinan perusahaan.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kompetensi K3 tidak hanya berkaitan dengan pencegahan kecelakaan. Kompetensi K3 juga berperan dalam mendukung tata kelola dan keberlanjutan operasional industri.
Berkontribusi pada Prestasi Keselamatan Kerja
Sepanjang kariernya, Alen turut berkontribusi dalam berbagai pencapaian perusahaan di bidang keselamatan kerja dan sistem manajemen.
Salah satu capaian yang tercantum dalam rekam jejak profesionalnya adalah Zero Accident Award PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Penghargaan tersebut diraih selama periode 2010–2025.
Ia juga terlibat dalam pencapaian sertifikasi ISO 9001:2015 untuk tiga fasilitas produksi, yaitu Plant Buduran, Plant Gedangan, dan Plant Petfood. Selain itu, ia turut terlibat dalam pencapaian sertifikasi SMK3 pada fasilitas produksi di Buduran dan Gedangan, Sidoarjo.
Kompetensinya diperkuat melalui berbagai pelatihan dan sertifikasi profesional, termasuk Ahli K3 Umum dan Auditor SMK3 dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Alen juga tercatat sebagai Ketua Asosiasi Ahli K3 R1 Jawa Timur.
Membangun Heccons dan Berbagi Ilmu sebagai Dosen
Di luar tanggung jawabnya sebagai pemimpin HSE di industri, Alen turut mengembangkan kontribusi melalui kewirausahaan dan pendidikan.
Sebagai salah satu founder Heccons, ia terlibat dalam pengembangan lembaga yang menyediakan layanan pelatihan, sertifikasi, dan konsultasi K3. Kehadiran lembaga tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pengembangan kompetensi keselamatan kerja bagi tenaga profesional dan dunia industri.
Sementara itu, perannya sebagai dosen di Politeknik Kesehatan Kerja Cendekia membuka kesempatan untuk membagikan pengalaman praktis yang diperolehnya selama bekerja di industri.
Keterlibatan dalam dunia profesional, kewirausahaan, dan akademik memperlihatkan bagaimana keahlian yang dibangun melalui pendidikan vokasi dapat berkembang menjadi kontribusi yang lebih luas.
Inspirasi bagi Generasi Vokasi UNAIR
Perjalanan Alen Prahadinata menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan vokasi dapat menjadi pijakan menuju posisi kepemimpinan strategis di dunia industri.
Berawal dari pendidikan D3 di UNAIR, ia terus mengembangkan kompetensi melalui pendidikan lanjutan, sertifikasi profesional, dan pengalaman kerja hingga dipercaya memimpin fungsi HSE-GA di perusahaan nasional.
[BACA JUGA: Nawasena Village 4.0 Hadirkan Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Potensi Lokal di Desa Kemlagi]
Kiprahnya sebagai founder lembaga K3 dan dosen sekaligus memperlihatkan pentingnya berbagi pengetahuan serta membangun ekosistem pengembangan kompetensi.
Sosok Alen menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni Fakultas Vokasi UNAIR untuk terus meningkatkan keahlian, menjaga profesionalisme, dan berani memperluas peran. Melalui kompetensi terapan yang kuat, lulusan vokasi memiliki kesempatan untuk tidak hanya berkarier di industri, tetapi juga menjadi pemimpin, wirausahawan, dan pendidik yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penulis: Mochammad Sholehhudin, S.KM., M.KL
Editor: Vioretha (Tim Branding Vokasi)



