VOKASI NEWS – Program Abdi Desa ke-XIII Program Studi D4 Teknologi Kesehatan Gigi Fakultas Vokasi Universitas Airlangga digelar di Perhutani Sambikerep RW 07, Surabaya Barat, pada Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–12.00 WIB ini melibatkan warga setempat sebagai peserta utama.
Mengusung kegiatan pengabdian kepada masyarakat, program tersebut menghadirkan edukasi mengenai kesehatan gigi dan mulut sekaligus pelayanan kesehatan secara langsung bagi warga. Rangkaian kegiatan diawali dengan senam pagi bersama untuk mengajak masyarakat membangun kebiasaan hidup sehat.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Setelah senam, peserta mengikuti sesi edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi, baik gigi asli maupun gigi tiruan. Materi disampaikan secara interaktif dengan menggunakan media edukasi yang mudah dipahami agar masyarakat dapat menerapkan perawatan gigi dan mulut dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa Terapkan Kompetensi melalui Pemasangan Gigi Tiruan
Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan ini adalah pemasangan gigi tiruan lepasan kepada tiga pasien dengan kondisi kehilangan gigi yang berbeda. Pasien pertama mengalami kehilangan empat gigi anterior dan satu gigi posterior. Pasien kedua kehilangan satu gigi insisivus, sedangkan pasien ketiga kehilangan satu gigi molar pertama.
Gigi tiruan tersebut merupakan hasil karya mahasiswa Program Studi D4 Teknologi Kesehatan Gigi Universitas Airlangga. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Salah seorang penerima gigi tiruan mengungkapkan rasa syukurnya setelah mendapatkan perawatan. Menurutnya, gigi tiruan yang digunakan terasa nyaman dan membantu meningkatkan kembali rasa percaya diri.
“Gigi tiruan terasa nyaman digunakan dan membuat rasa percaya diri kembali meningkat. Program seperti ini sangat membantu masyarakat,” ungkap salah satu pasien seusai pemasangan gigi tiruan.
Kolaborasi Edukasi dan Layanan Kesehatan
Kegiatan pengabdian juga melibatkan Program Studi Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melalui layanan pemeriksaan tekanan darah secara gratis. Pemeriksaan tersebut dimanfaatkan warga sebagai langkah deteksi dini sekaligus pengingat akan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Selain layanan kesehatan, suasana kegiatan semakin meriah melalui lomba cerdas cermat yang diikuti kelompok ibu-ibu PKK RW 07 Sambikerep. Pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan kesehatan dan kehidupan sehari-hari sehingga peserta dapat menguji pengetahuan sekaligus belajar melalui suasana yang menyenangkan. Tiga peserta terbaik mendapatkan small gift sebagai bentuk apresiasi.
Ketua RW 07 Sambikerep turut menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pengabdian tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Kegiatan seperti ini memberikan manfaat besar karena tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga pelayanan kesehatan yang langsung dirasakan warga. Harapan ke depan, program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Program Abdi Desa ke-XIII D4 Teknologi Kesehatan Gigi Universitas Airlangga menjadi salah satu bentuk pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui edukasi, pelayanan kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi mahasiswa, tenaga pendidik, Program Studi Keperawatan, serta warga Sambikerep diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan gigi, mulut, dan kesehatan secara umum. Kegiatan ini sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat melalui kontribusi nyata yang dapat dirasakan secara langsung.
[BACA JUGA: Dr. Yanuar Nugroho Resmi Raih Gelar Doktor Ilmu Akuntansi UNAIR]
Penulis: Zarit Salsabillah Azzahro
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



