Airlangga Cup VIII 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 820 Peserta dari Berbagai Daerah

VOKASI NEWS – Turnamen Piala Rektor Airlangga Cup VIII: The 8th National Terate Airlangga Pencak Silat Tournament 2026 resmi digelar di GOR Basket Kampus C Universitas Airlangga pada 8–13 Juli 2026. Kejuaraan pencak silat tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Komisariat Universitas Airlangga ini dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Airlangga. Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pimpinan universitas, tamu undangan, pelatih, ofisial, serta ratusan atlet dari berbagai daerah di Indonesia.

Airlangga Cup VIII merupakan agenda tahunan yang bertujuan menjadi wadah pembinaan atlet pencak silat sekaligus mempererat tali persaudaraan antarperguruan dan antardaerah. Pada penyelenggaraan tahun 2026, turnamen ini berhasil menarik 820 peserta yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa Airlangga Cup telah menjadi salah satu kompetisi pencak silat bergengsi. Kejuaraan ini dinantikan oleh para atlet, pelatih, dan pencinta olahraga pencak silat di tanah air.

Ratusan Atlet Bertanding di Berbagai Kategori

Kompetisi mempertandingkan dua kategori utama, yaitu kategori tanding dan kategori jurus. Kategori tanding diikuti oleh peserta dari jenjang TK/sederajat, SD kelas 1–6/sederajat, SMP/sederajat, SMA/sederajat, hingga mahasiswa dan umum. Sementara itu, kategori jurus meliputi jurus tunggal, ganda, regu, tunggal bebas IPSI, serta tunggal baku PSHT. Melalui berbagai nomor pertandingan tersebut, para atlet memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan teknik, sportivitas, serta mental bertanding yang telah diasah selama latihan.

Ketua Panitia Airlangga Cup VIII menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kejuaraan yang diikuti oleh 820 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, tingginya jumlah peserta menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan Airlangga Cup sebagai salah satu kejuaraan pencak silat nasional. Ia menegaskan bahwa seluruh panitia telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan agar setiap rangkaian acara dapat berjalan tertib, aman, dan profesional.

“Kami sangat bersyukur Airlangga Cup VIII mendapat antusiasme yang luar biasa dengan total 820 peserta. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kejuaraan yang berkualitas. Kami berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, saling menghormati, serta menjadikan kompetisi ini sebagai ajang belajar dan mempererat persaudaraan,” ujar Ketua Panitia.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, relawan, dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Airlangga Cup VIII. Menurutnya, keberhasilan sebuah acara tidak terlepas dari dedikasi banyak pihak yang bekerja di balik layar.

“Di balik acara yang sukses, ada kerja keras yang sering tak terlihat. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk terus belajar, berkembang, dan percaya bahwa setiap usaha akan membawa kita pada pencapaian yang lebih besar,” tambahnya.

Komitmen Pembinaan Atlet Pencak Silat

Selain menjadi ajang kompetisi, Airlangga Cup VIII juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat berprestasi. Para atlet tersebut diharapkan dapat mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di tingkat nasional hingga internasional. Dukungan dari Universitas Airlangga sebagai tuan rumah menjadi bentuk nyata komitmen perguruan tinggi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelestarian budaya bangsa lewat olahraga pencak silat.

Dengan dibukanya Airlangga Cup VIII oleh Rektor Universitas Airlangga, rangkaian pertandingan resmi dimulai dan akan berlangsung selama enam hari. Seluruh peserta diharapkan dapat menampilkan performa terbaiknya. Turnamen ini juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas teknik, pengalaman bertanding, dan semangat persaudaraan. Melalui penyelenggaraan yang profesional serta partisipasi ratusan atlet dari berbagai daerah, Airlangga Cup VIII kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kejuaraan pencak silat nasional yang bergengsi. Kejuaraan ini juga berkontribusi dalam pembinaan atlet Indonesia.

[BACA JUGA: Selisih Kas Pada PT X: Evaluasi Pengendalian Internal Berdasarkan Kerangka COSO]

Penulis: Ratna Dewi Prastyo

Editor: Vioretha (Tim Branding Vokasi)