VOKASI NEWS – Radioterapi menjadi salah satu terapi utama untuk penanganan kanker vulva. Ketepatan penyinaran sangat bergantung pada posisi tubuh yang konsisten. Posisi semi frog-legs sering digunakan selama simulasi dan penyinaran. Perubahan posisi sekecil apa pun dapat mengurangi ketepatan distribusi dosis radiasi.
Alat fiksasi membantu menjaga kestabilan posisi selama setiap sesi radioterapi. Material alat harus kuat, nyaman, dan tahan terhadap penggunaan berulang. Pemilihan material menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas alat. Pengujian material diperlukan sebelum digunakan pada perangkat medis.
Mengapa Memilih Nilon PA66?
Nilon PA66 dikenal memiliki kekuatan mekanik yang tinggi. Material ini juga tahan terhadap benturan dan keausan. Selain itu, PA66 memiliki stabilitas yang baik pada berbagai kondisi suhu. Karakteristik tersebut menjadikannya sesuai untuk alat fiksasi radioterapi.
Pengujian material dilakukan menggunakan standar ASTM D638 dan ASTM D2240. Uji tarik digunakan untuk mengetahui kemampuan menahan beban. Uji Shore D digunakan untuk menilai tingkat kekerasan material. Kedua metode memberikan gambaran kualitas mekanik material secara menyeluruh.
Hasil Pengujian Material
Hasil uji tarik menunjukkan kekuatan tarik maksimum sebesar 20,68 MPa. Kekuatan luluh material mencapai 34,07 MPa. Nilai modulus elastisitas sebesar 215,80 MPa menunjukkan kekakuan material yang baik. Regangan rata-rata tercatat sebesar 15,88 persen.
Gaya maksimum yang diperoleh mencapai 853,06 Newton. Nilai tersebut setara dengan beban sekitar 87 kilogram. Hasil ini menunjukkan kemampuan material menopang beban ekstremitas pasien. Material tetap mampu mempertahankan bentuk selama pembebanan berlangsung.
Ketahanan dan Manfaat Klinis
Pengujian Shore D menghasilkan nilai rata-rata 58,06. Nilai tersebut menunjukkan kategori material keras dan stabil. Permukaan material memiliki ketahanan terhadap deformasi lokal. Karakteristik ini penting untuk penggunaan jangka panjang.
Sifat mekanik yang baik mendukung reproduksibilitas posisi pasien selama radioterapi. Posisi yang stabil membantu meningkatkan ketepatan penyampaian dosis radiasi. Risiko pergeseran target penyinaran dapat dikurangi secara signifikan. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan efektivitas terapi.
Implementasi Material pada Alat Fiksasi
Material PA66 juga menunjukkan performa yang baik pada suhu ruang radioterapi. Suhu sekitar 20 derajat Celsius membantu mempertahankan kekuatan material. Penyimpanan yang tepat dapat memperpanjang masa pakai alat. Kondisi tersebut mendukung penggunaan klinis secara berkelanjutan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa Nilon PA66 layak digunakan sebagai material utama alat fiksasi radioterapi kanker vulva. Kombinasi kekuatan, kekakuan, dan kekerasan memberikan dukungan mekanik yang baik. Pengembangan perangkat berbasis material ini berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan radioterapi. Penelitian lanjutan tetap diperlukan untuk menguji ketahanan material pada penggunaan jangka panjang.
[BACA JUGA: SGOT dan SGPT Tinggi: Penanda Penting Hepatitis Akut]
***
Penulis: Pratista Rahma Anindita
Editor: Cheiza Xaviera (Tim Branding Vokasi)


