VOKASI NEWS — Himpunan Mahasiswa Fisioterapi VOKASI UNAIR menggelar Upgrading Cranialis 2026 secara daring untuk mengoptimalkan kepemimpinan dan manajemen waktu mahasiswa.
Pada 16 Mei 2026, Himpunan Mahasiswa Fisioterapi 2026 kembali menghadirkan Upgrading Cranialis. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan secara turun-temurun. Berbeda dari tahun sebelumnya, Upgrading Cranialis tahun ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Format daring membuat kegiatan lebih fleksibel. Selain itu, peserta dapat mengikuti kegiatan dari mana saja.
Pentingnya Leadership dan Time Mastery
Di era yang serba cepat dan kompetitif, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, namun juga kemampuan memimpin dan mengelola waktu secara efektif. Kepemimpinan (Leadership) dan mengelola waktu (Time Mastery) juga kedua hal yang saling melengkapi satu sama lain. Tanpa kepemimpinan alur hidup bagaikan arah tanpa tujuan, sedangkan tanpa mengelola waktu potensi akan terbuang. Oleh karena itu, mengoptimalkan keduanya menjadi kunci untuk membangun masa depan yang gemilang.
Atas dasar pemahaman tersebut, konsep “Optimizing Leadership and Time Mastery for a Brilliant Future” yang menghadirkan pemateri yaitu Sabrina Christella, Ning Surabaya 2024 dengan tujuan untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas dalam akademik namun juga siap secara karakter dan manajemen diri. Karena kepemimpinan bukan hanya kemampuan dalam memimpin organisasi namun juga kepemimpinan dalam memimpin diri. Seperti halnya tanggung jawab diri sendiri atas konsekuensi yang akan diterima bila membuat suatu keputusan dalam diri.
Pada pukul 09.00 WIB Upgrading Cranialis 2026 resmi dibuka dengan diawali sambutan oleh ketua Upgrading Cranialis yaitu Najwa Maulidya Azis, lalu disusul oleh Asslam Kenzi Birawa selaku Ketua Himpunan Mahasiswa Fisioterapi VOKASI UNAIR tahun 2026, Bapak Ahmad Riyono, S.Tr.Fis., MPT. selaku pembina Himpunan Mahasiswa Fisioterapi, Selain itu, Upgrading Cranialis 2026 juga dihadiri dan diisi sambutan oleh Ibu Melya Rossa, S.Ftr., M.Kes selaku Koordinator Program Studi Fisioterapi VOKASI UNAIR.
Membangun Karakter dan Manajemen Diri
Upgrading kali ini diawali dengan pre-test sebelum masuk ke inti acara. Pre-test ini diberikan untuk mengetahui sejauh mana peserta memahami materi apa yang akan disampaikan oleh pemateri, agar saat materi diberikan peserta dapat mengerti terlebih dulu arah tujuan dari pemberian materi ini. Masuk pada inti acara, Sabrina Christella mengawali acara dengan menyampaikan bagaimana cara kita untuk menghilangkan rasa malas.
Setiap orang memiliki rasa malas karena mereka belum menemukan tujuan hidup, jadi tidak ada keinginan atau dorongan untuk menemukan apa yang ingin dikejar (pursue something). Maka dari itu, penting untuk kita memiliki future goals yang bisa kita capai dalam jangka waktu tertentu, baik dalam kehidupan pribadi, pendidikan, maupun karir. Sabrina kemudian melanjutkan dengan menyampaikan bahwa bila kemampuan yang kita miliki hanya hardskill tanpa diimbangi softskill, leadership, time management, dan komunikasi, maka akan tergerus sejarah berkembangnya teknologi dan AI.
Sabrina melanjutkan dengan membahas mengenai materi Leadership. Leadership itu tidak hanya dilakukan ketika kita mengatur orang lain, namun bisa dilakukan pada diri sendiri, unsurnya ada beberapa yakni :
- Vision
- Influence
- Communication
- Responsibility
- Decision Making
Bila sudah memiliki future goals, leadership maka selanjutnya adalah time management. Memiliki time management berarti secara tidak langsung kita bisa membagi waktu antara mana yang penting dan mana yang tidak, kita bisa memprioritaskan mana yang harus dikerjakan terlebih dulu dan mana yang bisa dikerjakan setelahnya. Work-life Balance itu juga penting, karena hal tersebut termasuk dalam time management.
Self Control pada Kehidupan Sehari-hari
Jadi tidak harus selalu mengenai pekerjaan, tapi kehidupan sehari-hari itu juga penting. Maka dapat disimpulkan bahwa time management membutuhkan goals setting, prioritizing, planning, scheduling, and self control. Sabrina menjelaskan di akhir acara bahwa setiap orang diberi kesempatan yang sama tapi tergantung pada seseorang itu bagaimana cara mengatasinya.
Acara ini dilanjutkan dengan post-test sebagai penutup. Tujuan dari post-test ini sendiri adalah untuk mengetahui sampai mana mahasiswa dapat memahami dan memperhatikan materi yang telah diberikan oleh pemateri. Selain itu, post-test ini diberikan sebagai syarat mahasiswa untuk mendapat sertifikat ber-skp setelah mengikuti acara Upgrading Cranialis 2026.
[BACA JUGA: Edukasi Sediaan Obat Cair Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Penggunaan Obat yang Aman dan Tepat]
Penulis: Zunia Ananda Sofiana Haya
Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)



