VOKASI NEWS – Himpunan Mahasiswa (HIMA) D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan Airvorse Campus Insight (AVOCST) x Airvorse Learning for Emergency Response Training (ALERT) 2026 pada Mei 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan luring untuk siswa SMA/SMK/sederajat.
Kegiatan ini menjadi sarana edukatif bagi siswa SMA/SMK/sederajat untuk mengenal dunia perkuliahan keperawatan. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman dasar penanganan kegawatdaruratan melalui pelatihan Basic Life Support (BLS).
Mengenal Dunia Perkuliahan Keperawatan melalui AVOCST 2026
AVOCST 2026 mengusung tema “Your Nurse Journey Starts with AVOCST” yang bertujuan memperkenalkan Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga kepada calon mahasiswa. Selain itu, kegiatan ini memberikan wawasan mengenai jalur masuk perguruan tinggi, peluang beasiswa, serta prospek karier di bidang kesehatan.
Kegiatan daring dilaksanakan pada Sabtu, 9 Mei 2026 melalui Zoom Meeting yang diikuti siswa SMA/SMK/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemaparan mengenai profil Program Studi D-III Keperawatan, sistem pembelajaran, fasilitas akademik, hingga jalur penerimaan mahasiswa baru Universitas Airlangga. Kegiatan juga dilengkapi dengan sesi berbagi pengalaman mengenai dunia perkuliahan dan profesi keperawatan.
Sementara itu, kegiatan luring diselenggarakan di SMAN 1 Menganti pada 12 Mei 2026 dan SMAN 1 Cerme pada 22 Mei 2026. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan pelatihan praktik. Pada sesi ini, peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai dunia perkuliahan keperawatan, tetapi juga berkesempatan mengikuti pelatihan Basic Life Support (BLS) secara langsung bersama pemateri.
Pelatihan Basic Life Support (BLS) bagi Siswa SMA/SMK
Materi ALERT menekankan pentingnya Basic Life Support sebagai tindakan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. Dalam pelatihan dijelaskan bahwa tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang dilakukan secara cepat dan tepat dapat meningkatkan peluang keselamatan korban henti jantung.
Bisa dipecah menjadi dua kalimat seperti ini:
Peserta mempelajari langkah-langkah dasar Basic Life Support (BLS), mulai dari memastikan keamanan lingkungan, memeriksa kesadaran, dan mengecek pernapasan. Selain itu, peserta juga dilatih melakukan pijat jantung dengan teknik yang benar. Selain pemaparan materi, sesi demonstrasi dan praktik langsung menjadi salah satu bagian utama dalam kegiatan luring. Peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik BLS sehingga dapat memahami prosedur pertolongan pertama secara lebih aplikatif.
Peningkatan Pemahaman Kegawatdaruratan melalui Praktik Langsung
Kegiatan luring juga dilengkapi dengan sesi pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan setelah pemberian materi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai penanganan kegawatdaruratan dasar. Selain itu, peserta juga semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan dalam situasi darurat.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan sesi ice breaking, permainan interaktif, serta tanya jawab yang membuat suasana lebih interaktif. Peserta aktif berdiskusi mengenai dunia perkuliahan, peluang beasiswa, serta prospek kerja lulusan keperawatan di masa depan.
Melalui kegiatan AVOCST x ALERT 2026, HIMA D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA/SMK/sederajat, khususnya dalam bidang pertolongan pertama dan kesiapsiagaan kegawatdaruratan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk upaya pengenalan program studi melalui aktivitas edukatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
[BACA JUGA: Edukasi Sediaan Obat Modern Tingkatkan Pengetahuan Warga Kebomas]
Penulis: Frida Dwi Lestari
Pembimbing: Anestasia Pangestu Mei Tyas
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



