COMVIRO 2026: Wujudkan Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi dan Kolaborasi di Desa Kromong

VOKASI NEWS – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Sarjana Terapan Destinasi Pariwisata Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menghadirkan program pengabdian masyarakat bertajuk “PANDANOVA: Pemanfaatan Daun Pandan sebagai Produk Kreatif Berkelanjutan untuk Mendukung Daya Tarik Wisata Lokal.” Program yang mengusung tema besar ABHIDAYA tersebut dilaksanakan pada 27–31 Juli 2026 di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.

Kegiatan ini menyasar masyarakat Desa Kromong, khususnya warga dan anak-anak di sejumlah dusun sekitar. PANDANOVA hadir untuk mengembangkan potensi daun pandan yang melimpah di desa tersebut. Selama ini, pandan umumnya hanya dimanfaatkan sebagai tanaman atau diolah menjadi produk seperti tas junjung dan tikar.

Melalui PANDANOVA, mahasiswa mengajak masyarakat melihat pandan dari sudut pandang yang berbeda. Daun pandan dapat diolah menjadi produk kreatif yang tidak hanya memiliki nilai guna dan ekonomi, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari daya tarik wisata lokal.

Workshop dan Branding Clinic Kembangkan Produk Pandan

Rangkaian kegiatan diawali dengan Opening Ceremony pada Selasa (28/7). Pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya Pengabdian Masyarakat COMVIRO 2026 dan dihadiri oleh perangkat Desa Kromong, tokoh masyarakat, warga, serta panitia kegiatan.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan Sosialisasi Eco-Green, Workshop Produksi, dan Branding Clinic sebagai program utama PANDANOVA. Mayoritas peserta merupakan kelompok ibu rumah tangga yang mendapatkan edukasi mengenai pemanfaatan sumber daya lokal dengan pendekatan ramah lingkungan.

Dalam workshop produksi, peserta diajak mempraktikkan secara langsung pengolahan daun pandan menjadi berbagai produk kreatif, seperti kipas, bantal, dan aksesori. Kegiatan tersebut tidak hanya memperkenalkan teknik pengolahan, tetapi juga membuka wawasan mengenai potensi pandan sebagai bahan produk bernilai ekonomi.

Sementara itu, melalui Branding Clinic, peserta memperoleh pengetahuan mengenai identitas produk, pengemasan, serta strategi meningkatkan nilai jual. Pembekalan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mengembangkan produk pandan agar lebih menarik dan memiliki peluang untuk dipasarkan secara lebih luas.

Kenalkan Potensi Desa kepada Generasi Muda

Selain pemberdayaan masyarakat, COMVIRO 2026 juga memberikan perhatian kepada generasi muda melalui kegiatan edukasi di SDN Kromong. Kegiatan mengajar berlangsung selama tiga hari dengan tema yang berbeda pada setiap pertemuan, yaitu “Aku Cinta Wisata Daerahku,” “Aku Bangga Produk Desa,” dan “Aku Cinta Lingkunganku.”

Ketiga tema tersebut dirancang untuk mengenalkan potensi wisata daerah, menumbuhkan kebanggaan terhadap produk lokal, serta meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Materi disampaikan melalui diskusi, permainan edukatif, dan berbagai aktivitas yang melibatkan siswa secara langsung.

Dengan metode tersebut, proses pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan menyenangkan. Para siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga diajak mengenali potensi yang ada di lingkungan sekitar serta memahami peran mereka dalam menjaga dan mengembangkannya.

Festival Pandan Kromong Tutup Rangkaian Pengabdian

Rangkaian Pengabdian Masyarakat COMVIRO 2026 ditutup melalui Closing Ceremony pada Jumat (31/7). Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap masyarakat, mahasiswa, dan berbagai pihak yang telah berkolaborasi selama pelaksanaan program.

Penutupan dikemas dalam Festival Pandan Kromong 2026 dengan tagline “Datang Sekali, Wanginya Selamanya.” Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa bersama, serta pembukaan secara simbolis oleh perangkat desa.

Berbagai pertunjukan turut memeriahkan festival, mulai dari Tari Remo, fashion show produk anyaman daun pandan karya masyarakat, hingga pertunjukan seni dan musik dari warga Dusun Kromong, Gondang, dan Pudaksili. Acara juga diisi dengan kuis budaya dan pemberian penghargaan kepada para pemenang perlombaan.

Sebagai bentuk apresiasi atas dukungan yang diberikan selama program, panitia menyerahkan sertifikat kepada narasumber workshop serta plakat kepada SDN Kromong dan Pemerintah Desa Kromong. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama.

Melalui tema ABHIDAYA, Pengabdian Masyarakat COMVIRO 2026 diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kromong. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat terus dikembangkan untuk menjadikan daun pandan sebagai salah satu identitas desa melalui produk kreatif bernilai ekonomi.

Pemanfaatan potensi lokal tersebut juga diharapkan dapat mendukung pengembangan daya tarik wisata Desa Kromong. Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar bersama, mengembangkan potensi desa, dan membangun manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat.

[BACA JUGA: Mengibarkan Merah Putih: Pengalaman Menjadi Anggota Paskibra UNAIR 2024]

Penulis: Evangelina Dewi Refa

Pembimbing: Sri Endah Nurhidayati

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)