Edukasi Interaktif Sistem Ekskresi pada Anak

VOKASI NEWS – Sistem ekskresi merupakan sistem dalam tubuh yang bertugas memproses limbah metabolisme dan racun, kemudian mengeluarkannya dari tubuh. Sistem ini melibatkan empat organ penting, yaitu ginjal, paru-paru, hati, dan kulit. Masing-masing organ memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda dalam membuang zat sisa metabolisme. Proses tersebut dimulai dari penyaringan darah di ginjal hingga pengeluaran keringat melalui kulit.

Pemahaman mengenai sistem ekskresi sangat penting karena apabila terjadi gangguan pada organ-organ tersebut, dapat memicu masalah kesehatan serius. Beberapa gangguan yang dapat menyerang sistem ekskresi antara lain Rubella, Variola, Hepatitis Tipe-A, dan Asma. Kurangnya metode penyampaian informasi kesehatan yang menarik dan sesuai usia sering kali menyebabkan rendahnya pemahaman anak tentang sistem penting dalam tubuh, seperti sistem ekskresi. Kondisi tersebut diperparah oleh derasnya paparan konten digital yang belum tentu akurat.

Untuk mengatasi masalah ini, mahasiswa dari Program Studi D3 Keperawatan Vokasi UNAIR menyelenggarakan program edukasi kesehatan masyarakat bertajuk “Get To Know Our Body: Learn Excretory System.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang organ ekskresi serta mendorong kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan organ tersebut sejak dini.

Edukasi Interaktif dengan Media Visual dan Audio

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan media edukasi berupa video ilustratif dan papan gambar yang menampilkan organ-organ sistem ekskresi manusia. Anak-anak diajak mengenal empat organ utama, memahami fungsi masing-masing, serta belajar mengenai proses penyaringan darah di ginjal hingga pembentukan urine melalui visualisasi yang sederhana dan mudah dimengerti.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan organ ekskresi serta cara kerja setiap organ dalam membuang limbah dan racun dari tubuh. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai gangguan kesehatan yang dapat terjadi apabila organ ekskresi tidak dijaga kesehatannya. Edukasi ini bertujuan membantu anak-anak memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat. Materi yang disampaikan mencakup kebiasaan mengonsumsi air putih yang cukup, makan makanan bergizi, dan rutin berolahraga untuk mendukung kinerja organ ekskresi secara optimal.

Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Berbagai pertanyaan diajukan terkait fungsi organ tubuh, bagaimana ginjal menyaring darah, hingga apa yang terjadi jika salah satu organ ekskresi mengalami gangguan. Mahasiswa selaku fasilitator memberikan penjelasan dan demonstrasi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak-anak usia 6-12 tahun.

Pengenalan Istilah Anatomi dalam Bahasa Inggris

Keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari pendekatan visual dan alat peraga yang terbukti sangat efektif untuk target audiens anak-anak. Metode ini secara signifikan meningkatkan daya serap materi dan membantu mempertahankan fokus anak-anak selama pembelajaran. Selain itu, suasana belajar menjadi lebih menyenangkan sehingga konsep-konsep yang bersifat abstrak dapat dipahami dengan lebih nyata.

Selain itu, salah satu keunggulan dalam kegiatan ini adalah pengenalan istilah anatomi dan fisiologi dalam Bahasa Inggris. Anak-anak diperkenalkan dengan kosakata baru seperti kidneys, lungs, liver, skin, dan urine. Hal ini tidak hanya menambah wawasan sains mereka, tetapi juga memperkaya kosakata Bahasa Inggris sejak usia dini sebagai bekal pendidikan holistik.

Mewujudkan Generasi Sadar Kesehatan Sejak Dini

Melalui kegiatan edukasi ini, pengetahuan anak-anak mengenai sistem ekskresi dan fungsinya dalam tubuh diharapkan semakin meningkat. Hasil evaluasi pemahaman di akhir kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi kesehatan di kalangan anak-anak.

Peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan organ ekskresi menjadi langkah awal dalam mencegah terjadinya gangguan kesehatan di kemudian hari. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pendidikan kesehatan yang menyeluruh serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Dengan sinergi antara mahasiswa Vokasi UNAIR, orang tua, dan lingkungan masyarakat, diharapkan
dapat terwujud generasi yang sehat, cerdas, dan sadar akan pentingnya merawat tubuh sejak dini.

[BACA JUGA: Pengaruh TiO₂ dan Frekuensi Transduser Terhadap Impedansi Akustik Phantom USG Liver]

Penulis: Annisa Khoiru Tauwabarrohima

Editor: Vioretha (Tim Branding Vokasi)