VOKASI NEWS – Mahasiswa D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai sediaan obat khusus kepada masyarakat di Desa Bulu Gondang, Kabupaten Lamongan
Dalam kegiatan ini, mahasiswa berperan sebagai educator dengan memberikan materi mengenai berbagai bentuk sediaan obat modern yang semakin banyak digunakan dalam pelayanan kesehatan. Beberapa sediaan obat yang dikenalkan meliputi transdermal patch atau koyo obat, implan, dan inhaler.
Pentingnya Mengenal Sediaan Obat Khusus
Edukasi ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat agar tidak hanya mengenal obat dalam bentuk tablet atau kapsul. Masyarakat juga perlu memahami adanya sediaan obat lain yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas terapi dan memudahkan penggunaan obat sesuai kebutuhan pasien.
Pemahaman mengenai bentuk sediaan obat menjadi penting agar masyarakat dapat menggunakan obat secara tepat, aman, dan sesuai anjuran tenaga kesehatan. Selain itu, perkembangan teknologi farmasi telah menghasilkan sistem penghantaran obat yang mampu meningkatkan efektivitas terapi sekaligus kenyamanan pasien (Alkilani et al., 2022).
Mengenalkan Beragam Sediaan Obat Modern
Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan bahwa perkembangan teknologi farmasi telah menghasilkan berbagai inovasi sediaan obat selain obat oral. Salah satunya adalah sediaan transdermal, yaitu obat yang diberikan melalui kulit menggunakan patch atau koyo obat.
Sediaan transdermal bekerja dengan melepaskan zat aktif secara perlahan ke dalam aliran darah. Contoh penggunaannya antara lain patch nikotin untuk membantu berhenti merokok dan patch nitrogliserin untuk pasien dengan gangguan jantung.
Sistem penghantaran obat melalui kulit dinilai mampu menjaga kadar obat tetap stabil dan mengurangi frekuensi pemberian obat. Oleh karena itu, sistem ini banyak dikembangkan dalam praktik farmasi modern (Ramadon et al., 2022).
Pengenalan Implan dan Fungsinya
Selain sediaan transdermal, masyarakat juga diperkenalkan dengan sediaan implan. Implan merupakan obat atau alat yang ditanam di bawah kulit dan mampu melepaskan zat aktif dalam jangka waktu lama.
Salah satu contoh implan yang paling dikenal masyarakat adalah implan kontrasepsi hormonal. Sediaan ini dapat bekerja hingga beberapa tahun sehingga dinilai praktis dan efektif sebagai salah satu metode keluarga berencana.
Melalui penjelasan tersebut, peserta memperoleh pemahaman bahwa sediaan obat tidak hanya digunakan dengan cara diminum atau dioleskan. Beberapa sediaan obat juga dapat bekerja dalam jangka panjang melalui sistem penghantaran khusus.
Inhaler sebagai Terapi pada Gangguan Pernapasan
Mahasiswa juga menjelaskan mengenai sediaan inhaler, yaitu obat yang digunakan melalui saluran pernapasan. Sediaan ini banyak dimanfaatkan oleh penderita asma maupun penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Inhaler bekerja langsung pada paru-paru sehingga efek terapinya dapat dirasakan lebih cepat. Selain itu, penggunaan dosis obat menjadi lebih efisien karena obat dihantarkan langsung ke saluran napas.
Menurut Global Initiative for Asthma (GINA), penggunaan inhaler merupakan terapi utama pada asma. Hal ini karena inhaler mampu mengantarkan obat secara langsung ke saluran napas sehingga memberikan manfaat klinis yang optimal dengan efek samping sistemik yang lebih minimal (GINA, 2023).
Masyarakat Antusias Mengikuti Edukasi
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Banyak masyarakat yang baru mengetahui bahwa koyo obat tertentu bukan sekadar penghangat tubuh, melainkan termasuk sistem penghantaran obat modern yang dapat memberikan efek terapi secara sistemik.
Peserta juga aktif bertanya mengenai cara penggunaan inhaler yang benar serta fungsi implan yang sering digunakan dalam pelayanan kesehatan. Pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap penggunaan sediaan obat khusus.
Melalui diskusi interaktif, mahasiswa memberikan penjelasan sederhana disertai contoh yang mudah dipahami. Dengan demikian, materi dapat diterima dengan baik oleh peserta dari berbagai kelompok usia.
Mendorong Penggunaan Obat yang Tepat dan Aman
Kegiatan edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai berbagai bentuk sediaan obat. Selain itu, masyarakat juga diharapkan semakin memahami pentingnya menggunakan obat sesuai indikasi dan petunjuk tenaga kesehatan.
Dengan pengetahuan yang lebih baik, masyarakat tidak hanya mengenal obat dalam bentuk tablet atau sirup. Masyarakat juga dapat memahami manfaat serta cara penggunaan sediaan obat khusus seperti transdermal, implan, dan inhaler.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga turut berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk mendukung penggunaan obat yang rasional dan aman di lingkungan masyarakat.
Penulis: Salwa Putri Rahmadani
Pembimbing: Hafna Ilmi Muhalla
Editor: Alkeshar (Tim Vokasi Branding)



