VOKASI NEWS – Penggunaan obat tidak hanya terbatas pada tablet atau kapsul. Berbagai sediaan obat khusus seperti inhalasi, patch transdermal, dan implan juga banyak digunakan dalam terapi kesehatan. Namun, pemahaman masyarakat, khususnya lanjut usia (lansia), mengenai cara penggunaan sediaan tersebut masih perlu ditingkatkan. Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan kegiatan edukasi sediaan obat khusus bagi lansia di Dusun Bulu Gondang RT 02 RW 01, Desa Bulu Margi, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan dilaksanakan pada 24 April 2026 dengan melibatkan 25 peserta lansia. Sebelum penyampaian materi, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan sederhana berupa pengukuran tekanan darah, berat badan, dan tinggi badan. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian peserta memiliki tekanan darah di atas batas normal sehingga diperlukan pemahaman yang baik mengenai penggunaan obat yang aman dan tepat.
Materi Sediaan Obat Khusus
Edukasi membahas tiga jenis sediaan obat khusus, yaitu inhalasi, patch transdermal, dan implan. Sediaan inhalasi bekerja dengan menghantarkan obat langsung ke saluran pernapasan sehingga memberikan efek yang cepat. Patch transdermal berbentuk plester yang ditempelkan pada kulit untuk melepaskan obat secara perlahan dan terkontrol. Sementara itu, implan merupakan sistem penghantaran obat jangka panjang yang ditanamkan di bawah kulit dan melepaskan zat aktif secara bertahap.
Penyampaian materi dilakukan menggunakan papan obat, leaflet, dan video edukasi. Media tersebut dirancang untuk memudahkan lansia memahami pengertian, indikasi, kontraindikasi, cara penggunaan, penyimpanan, hingga kelebihan dan kekurangan masing-masing sediaan obat khusus.
Hasil Edukasi Obat Khusus Kepada Lansia
Untuk mengukur efektivitas kegiatan, peserta mengikuti pre-test sebelum edukasi dan post-test setelah edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 53,32 persen meningkat menjadi 89,28 persen pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 36,96 persen.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kombinasi media edukasi dan diskusi interaktif mampu membantu lansia memahami penggunaan sediaan obat khusus secara lebih baik. Pengetahuan yang meningkat diharapkan dapat mendukung penggunaan obat yang lebih aman, tepat, dan rasional sehingga membantu keberhasilan terapi serta meningkatkan kualitas hidup lansia.
[BACA JUGA: Vokasi Riset Fest Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi Penelitian dan Inovasi]
Penulis: Wulan Agustian
Dosen Pembimbing: Hafna Ilmy Muhalla
Editor: Nawal (Tim Vokasi Branding)



