Edukasi Sediaan Obat Oles Tingkatkan Literasi Kesehatan Warga Jajar Tunggal

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga melaksanakan edukasi kesehatan. Kegiatan mengenai sediaan obat setengah padat kepada warga Kelurahan Jajar Tunggal, Surabaya. Edukasi tersebut berlangsung di Balai RW 04, Jalan Dukuh Kramat II. Tujuannya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemilihan dan penggunaan obat oles yang tepat sesuai kondisi kulit.

Masih banyak masyarakat yang menganggap seluruh obat oles memiliki fungsi yang sama. Padahal, setiap sediaan obat memiliki karakteristik, cara kerja, dan manfaat yang berbeda. Kurangnya pengetahuan mengenai jenis sediaan obat dapat menyebabkan penggunaan yang kurang tepat sehingga efektivitas pengobatan menjadi tidak optimal.

Pentingnya Mengenal Sediaan Obat Setengah Padat

Dalam kegiatan edukasi ini, peserta memperoleh informasi mengenai berbagai jenis sediaan obat. Sediaan obat setengah padat yang umum digunakan yaitu salep, krim, gel, dan pasta. Masing-masing jenis memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, penggunaannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit serta tujuan terapi.

Salep memiliki tekstur berminyak yang mampu mempertahankan kelembapan kulit sehingga cocok digunakan pada kulit kering. Krim memiliki tekstur lebih ringan dan mudah meresap sehingga nyaman digunakan pada berbagai kondisi kulit. Gel berbahan dasar air dan memberikan sensasi dingin saat digunakan sehingga sering dimanfaatkan pada kulit berminyak atau area berambut. Sementara itu, pasta memiliki konsistensi lebih kental dan efektif digunakan untuk melindungi area kulit yang mengalami iritasi atau luka basah.

Menurut Hafna Ilmy, pemahaman mengenai jenis sediaan obat merupakan salah satu langkah penting dalam penggunaan obat yang rasional dan aman. “Pemilihan sediaan obat yang tepat dapat membantu meningkatkan efektivitas terapi serta meminimalkan risiko penggunaan obat yang kurang sesuai,” ujarnya.

Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pengalaman penggunaan obat oles dalam kehidupan sehari-hari serta memperoleh penjelasan mengenai cara penggunaan yang benar. Edukasi yang diberikan ini juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah penggunaan obat. Selain itu, peserta diimbau memperhatikan aturan pakai serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan semakin parah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi kesehatan masyarakat yang dilakukan oleh tim mahasiswa D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami, peserta diharapkan mampu menerapkan informasi yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

Antusiasme Warga dalam Mengikuti Kegiatan

Warga menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai pemilihan obat oles yang sesuai untuk luka ringan, ruam kulit, iritasi, serta masalah kulit lainnya yang sering dijumpai di lingkungan rumah tangga. Sebagai bentuk penguatan materi, peserta juga memperoleh informasi mengenai pentingnya membaca petunjuk penggunaan obat dan memahami fungsi setiap sediaan sebelum digunakan. Pemahaman tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memilih obat yang sesuai dengan kebutuhan.

Melalui kegiatan edukasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami perbedaan antara salep, krim, gel, dan pasta sehingga dapat menggunakan obat secara tepat, aman, dan efektif. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dari mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga dalam mendukung upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

[BACA JUGA: Di Rumah Harus Ada Obat Apa Saja Sih? Mahasiswa D3 Keperawatan UNAIR Edukasi Stok Obat yang Aman]

Penulis: Belvalinda Wahidah Aprilyta

Pembimbing: Hafna Ilmy

Editor: Nawal Eka Paramita (Tim Vokasi Branding)