VOKASI NEWS – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh terus meningkat. Kondisi tersebut mendorong semakin banyak orang melakukan aktivitas fisik di pusat kebugaran atau gym. Fenomena ini menjadi latar belakang penelitian yang dilakukan oleh Erika Dwi Febryanti, mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga.
Penelitian ini bertujuan menggambarkan perilaku masyarakat dalam melakukan aktivitas gym di Hobby Gym Kabupaten Nganjuk. Selain itu, penelitian juga mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Good Health and Well-being atau Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Fokus tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penerapan gaya hidup sehat dan aktivitas fisik secara berkelanjutan.
Metode Penelitian
Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan melibatkan 80 responden. Seluruh responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Behavioral Regulation in Exercise Questionnaire (BREQ). Instrumen tersebut digunakan untuk mengetahui regulasi perilaku olahraga para responden.
Gambaran Perilaku Aktivitas Gym
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kelompok usia 21–25 tahun. Selain itu, sebagian besar responden merupakan laki-laki.
Sebanyak 66 dari 80 responden memiliki kategori perilaku aktivitas gym yang tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar anggota Hobby Gym telah memiliki kebiasaan berolahraga secara rutin. Di sisi lain, mereka juga memiliki kesadaran yang baik dalam menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh melalui aktivitas gym.
Aktivitas Gym Mendukung Gaya Hidup Sehat
Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam aktivitas gym mencerminkan perubahan perilaku menuju gaya hidup yang lebih sehat. Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur mampu meningkatkan kebugaran jasmani.
Selain itu, olahraga juga membantu menurunkan risiko penyakit tidak menular, meningkatkan kesehatan mental, serta memperbaiki kualitas hidup. Oleh karena itu, hasil penelitian ini sejalan dengan target SDG 3 yang menekankan pentingnya pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan masyarakat melalui perilaku hidup sehat.
Manfaat Penelitian bagi Promosi Kesehatan
Melalui penelitian ini, pengelola pusat kebugaran diharapkan dapat terus mendukung anggotanya dengan menyediakan lingkungan latihan yang nyaman dan aman. Selain itu, pengelola juga diharapkan mampu mendorong konsistensi masyarakat dalam berolahraga.
Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam mengembangkan program promosi kesehatan berbasis aktivitas fisik. Dengan demikian, kualitas hidup masyarakat dapat terus ditingkatkan melalui kebiasaan berolahraga secara rutin.
Sebagai salah satu karya ilmiah mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga, penelitian ini menunjukkan kontribusi dunia akademik dalam mendukung pencapaian SDGs, khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being). Kontribusi tersebut diwujudkan melalui penelitian yang berfokus pada peningkatan aktivitas fisik, kebugaran, dan perilaku hidup sehat di masyarakat.
[BACA JUGA: Wajah Baru Lokananta Bloc: Mengintegrasikan IMC dan Pelestarian Wisata Sejarah Musik Indonesia]
***
Penulis: Erika Dwi Febryanti
Editor: Cheiza Xaviera (Tim Branding Vokasi)



