Kampus Berdampak: Dosen Fakultas Vokasi dan FKH Unair Skrining Status Gizi Siswa di Bojonegoro

VOKASI NEWS – Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi dosen dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat. Sejalan dengan semangat Kampus Berdampak, Universitas Airlangga terus mendorong kolaborasi lintas fakultas. Dengan demikian, kegiatan pengabdian diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas sesuai bidang keahlian masing-masing.

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk meningkatkan status gizi anak usia sekolah dasar, tim dosen Fakultas Vokasi dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan tersebut bertajuk “Pemeriksaan Antropometri untuk Deteksi Status Gizi Anak Sekolah Dasar di Kabupaten Bojonegoro”. Kegiatan dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) di SDN Banjarjo II, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.

Dosen Program Studi Fisioterapi Fakultas Vokasi, Dr. Arni Kusuma Dewi, dr., M.Si., berkolaborasi dengan dosen Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Tim tersebut terdiri atas Prof. Dr. Lilik Maslachah, drh., M.Kes., Prof. Dr. Iwan Sahrial Hamid, drh., M.Si., Prof. Dr. Rr. Sri Pantja Madyawati, drh., M.Si., dan drh. Tantri Dyah Whidi Palupi, M.Si. Sementara itu, kegiatan dipimpin oleh Prof. Dr. Widjiati, drh., M.Si. Tim juga bermitra dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bojonegoro, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, serta Koperasi Susu Grati.

Skrining Status Gizi Anak Sekolah

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan antropometri. Pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, lingkar lengan atas, lingkar pinggang, dan lingkar panggul. Melalui pengukuran tersebut, tim memperoleh gambaran status gizi siswa secara objektif.

Selanjutnya, data hasil pemeriksaan diharapkan menjadi dasar untuk mengidentifikasi potensi masalah gizi. Permasalahan tersebut meliputi kekurangan maupun kelebihan gizi. Dengan demikian, langkah pencegahan dan intervensi dapat dilakukan lebih dini. Selain itu, hasil kegiatan diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam menyusun program peningkatan status gizi anak. Program tersebut juga mendukung percepatan penanganan masalah gizi di Kabupaten Bojonegoro.

Edukasi Gizi dan Kolaborasi Lintas Fakultas

Selain melakukan pemeriksaan, tim pengabdian juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang. Edukasi tersebut turut membahas perilaku hidup bersih dan sehat serta konsumsi pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menjaga kesehatan untuk mendukung tumbuh kembang secara optimal.

Di sisi lain, kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Sinergi antara Fakultas Vokasi, Fakultas Kedokteran Hewan, pemerintah daerah, sekolah, dan berbagai mitra menjadi langkah nyata dalam mewujudkan program Kampus Berdampak. Pada akhirnya, kolaborasi tersebut diharapkan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan status gizi anak sekolah.

[BACA JUGA: Rangkap Fungsi Kasir dan Akuntansi, RS Jiwa XY Didorong Perkuat Pengendalian Kas]

Penulis: Dr. Arni Kusuma Dewi, dr., M.Si.,

Editor: Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)