VOKASI NEWS – Di tengah kesibukan perkuliahan, tidak banyak mahasiswa berani mengambil langkah di luar kebiasaan. Namun, pilihan berbeda diambil oleh Muckamad Dafit Firdos, mahasiswa D4 Perbankan dan Keuangan angkatan 2023 semester 6 Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Dalam satu semester, Dafit menjalani magang mandiri di tiga instansi berbeda sebagai upaya memahami dunia kerja secara lebih nyata.
Langkah tersebut tidak dilandasi keberanian semata, melainkan rasa ingin tahu yang besar terhadap sistem keuangan. Ketertarikan untuk melihat bagaimana teori bekerja di lapangan mendorong Dafit mencari pengalaman langsung. “Kesempatan seperti ini belum tentu datang dua kali, sehingga perlu dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar Dafit. Proses ini menjadi awal perjalanan dalam membentuk kesiapan menghadapi dunia profesional.
Belajar dari Beragam Realitas
Pemilihan instansi dilakukan secara terarah untuk memahami sistem keuangan dari berbagai sisi. Bank BTN memberikan pengalaman pada perbankan komersial yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Bank Indonesia menghadirkan gambaran kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas ekonomi. Sementara itu, DPRD membuka perspektif terkait pengelolaan keuangan daerah dan kebijakan publik.
Melalui pengalaman tersebut, pembelajaran tidak hanya terjadi pada aspek teknis, tetapi juga pada cara memahami peran setiap institusi dalam sistem yang lebih besar. Perbedaan lingkungan kerja memberikan pengalaman yang beragam dan saling melengkapi. Hal ini membentuk cara pandang yang lebih luas terhadap dunia kerja.
Proses Tidak Selalu Mudah
Di balik pencapaian tersebut, terdapat proses panjang yang tidak selalu berjalan mudah. Seluruh tahapan dilakukan secara mandiri, mulai dari mencari informasi hingga mengajukan permohonan magang. Penyusunan dokumen dan komunikasi dengan instansi menjadi tantangan awal yang harus dihadapi. “Inisiatif dan keberanian mencoba sangat menentukan dalam proses ini,” kata Dafit.
Tantangan berikutnya muncul saat harus beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Ritme kerja yang berbeda serta tuntutan profesionalisme menjadi pengalaman yang tidak ditemukan di ruang kelas. Proses belajar dilakukan secara bertahap melalui keberanian bertanya dan kemauan untuk terus memahami. Setiap kesulitan justru menjadi bagian dari proses pembelajaran.
Tumbuh Bersama Pengalaman
Seiring berjalannya waktu, perubahan mulai dirasakan dalam pola pikir dan kepercayaan diri. Pengalaman lapangan membantu memahami bahwa dunia kerja menuntut lebih dari sekadar penguasaan teori. Kemampuan beradaptasi dan komunikasi menjadi hal penting dalam menjalani peran profesional.
Salah satu momen berkesan terjadi ketika rasa asing terhadap pekerjaan mulai berkurang. Dari sekadar mengamati, Dafit mulai terlibat dalam memahami alur kerja secara lebih mendalam. Perubahan tersebut menjadi tanda perkembangan yang dirasakan secara nyata. Pengalaman ini tidak hanya membentuk kemampuan, tetapi juga kesiapan mental.
Pesan untuk Berani Memulai
Pengalaman ini menjadi refleksi bahwa kesempatan tidak selalu hadir tanpa diupayakan. Keberanian untuk melangkah menjadi faktor penting dalam membuka peluang baru. “Jangan menunggu kesempatan datang, tetapi ciptakan kesempatan tersebut,” tutur Dafit.
Magang mandiri tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga membantu mengenali potensi diri secara lebih mendalam. Langkah kecil yang diambil hari ini dapat menjadi awal dari perjalanan besar di masa depan.
[BACA JUGA: Sinergi Lintas Negara: Teknologi Veteriner UNAIR dan UPM Gelar International Community Engagement di Tuban]
Penulis: Sinta Rahmah A
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



