VOKASI UNAIR

Mahasiswa D3 Perpustakaan Universitas Airlangga Menggebrak dengan Bisnis Jasa Revitalisasi Perpustakaan

Mahasiswa D3 Perpustakaan yang tergabung di Tim Anggota LIBUP. (Foto: Firda Cahya Ramadhani)

VOKASI NEWS – Mahasiswa D3 Perpustakaan Universitas Airlangga telah menciptakan gelombang inspirasi dengan memulai bisnis jasa revitalisasi perpustakaan yang diberi nama LIBUP (Library-Upgrade). Dengan semangat untuk meningkatkan kualitas perpustakaan dan mengatasi tantangan yang dihadapi, bisnis ini memberikan layanan kepada instansi perpustakaan di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan perpustakaan pribadi.

Tantangan Perpustakaan di Era Digital

Saat ini, perpustakaan menghadapi sejumlah tantangan yang perlu dihadapi untuk mempertahankan relevansinya di era digital yang terus berkembang. Tantangan tersebut mencakup kurangnya sumber daya manusia (SDM) yang memadai, keterbatasan koleksi, dan fasilitas yang belum lengkap. Kekurangan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola perpustakaan secara efektif dalam lingkungan digital merupakan salah satu tantangan utama. Selain itu, perpustakaan juga perlu memperluas koleksi mereka agar tetap relevan di era informasi digital yang kaya sumber daya. Sementara itu, fasilitas yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan pengunjung, seperti ruang baca yang nyaman dan akses internet yang cepat, juga menjadi tantangan yang perlu diatasi.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa D3 Perpustakaan Universitas Airlangga merasa terpanggil untuk memberikan solusi yang inovatif. Dalam bisnis jasa revitalisasi perpustakaan yang dikenal sebagai LIBUP. Mereka berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan menghidupkan kembali minat baca melalui pendekatan yang holistik.

Inovasi LIBUP

LIBUP menawarkan berbagai layanan yang dirancang khusus untuk memperbarui dan meningkatkan kualitas perpustakaan. Mahasiswa menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama studi untuk menyediakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan dari masing-masing instansi perpustakaan.

Bisnis ini membuka peluang bagi instansi perpustakaan SD, SMP, dan perpustakaan pribadi untuk mendapatkan pembaruan yang diperlukan. Dalam era dimana teknologi semakin dominan, LIBUP berfokus pada mengintegrasikan teknologi informasi dengan perpustakaan. Mereka memberikan solusi dalam hal penggunaan perangkat lunak manajemen perpustakaan yang modern, perancangan ulang ruang baca yang nyaman dengan fasilitas teknologi terkini, dan pengaturan akses internet yang memudahkan pengunjung dalam mencari informasi.

Selain itu, masalah lain yang dihadapi perpustakaan adalah pemilihan koleksi buku yang relevan. LIBUP menawarkan bantuan dalam mengidentifikasi buku-buku yang sesuai dengan usia dan minat baca target pengunjung perpustakaan. Melalui kerjasama dengan penerbit dan toko buku lokal, mereka memastikan bahwa koleksinya merupakan yang terbaik dan dapat menarik minat pengguna.

LIBUP juga memberikan perhatian khusus pada perancangan ulang ruang baca. Mereka mengoptimalkan tata letak ruangan, menambahkan perabotan yang nyaman, serta menciptakan atmosfer yang menarik dan mengundang minat baca. Selain itu, mahasiswa D3 Perpustakaan Universitas Airlangga juga memberikan saran dan dukungan dalam mengembangkan program-program literasi yang menarik, seperti ceramah, diskusi buku, dan kegiatan kreatif lainnya yang dapat meningkatkan minat baca dan pengetahuan pengunjung perpustakaan.

Kesan Penggunaan LIBUP

Dalam waktu singkat sejak diluncurkan, LIBUP telah menerima sambutan positif dari instansi perpustakaan yang bekerja sama. Keberhasilan bisnis ini terlihat dari peningkatan minat baca dan kunjungan pengunjung di perpustakaan yang telah mendapatkan layanan revitalisasi dari LIBUP. Pustakawan dan pengelola perpustakaan memberikan umpan balik yang sangat menggembirakan. Mereka mengakui kontribusi dan perubahan yang signifikan yang telah dilakukan oleh mahasiswa D3 Perpustakaan Universitas Airlangga.

Melalui LIBUP, mahasiswa D3 Perpustakaan Universitas Airlangga telah membuktikan bahwa mereka memiliki potensi untuk menghadapi tantangan dalam dunia perpustakaan. Dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat sangat penting untuk memperluas jangkauan dan dampak positif dari bisnis ini. Diharapkan bahwa inisiatif yang inspiratif ini dapat menjadi tonggak baru dalam mengembangkan perpustakaan sebagai pusat pengetahuan yang relevan dan menarik bagi generasi mendatang.

Baca juga : Inovasi Layanan Jasa Informasi

Penulis: Dewi Luthfi

Editor : Saka Wandhana

Share Media Sosmed

Pilihan Kategori