Mahasiswa Keperawatan Gelar Penyuluhan Sediaan Obat Setengah Padat bagi Ibu-Ibu PKK di Bojonegoro

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Universitas Airlangga melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan. Kegiatan tersebut berupa penyuluhan penggunaan sediaan obat setengah padat bagi ibu-ibu PKK RT 12/RW 04 di Jalan Gajah Mada, Sukorejo, Bojonegoro. Kegiatan ini merupakan bagian dari project pembelajaran farmakologi yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dr. Hafna Ilmy Muhalla, S. Kep.,Ns., M. Kep., Sp. Kep. M.B.

Kegiatan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 16.00–17.30 WIB dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias karena materi yang disampaikan berkaitan langsung dengan penggunaan obat sehari-hari di lingkungan keluarga.

Materi Sediaan Obat Setengah Padat

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menyampaikan materi mengenai berbagai jenis sediaan obat setengah padat, seperti salep, krim, gel, pasta, sapo kalinus, dan liniment. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif. Tujuannya agar peserta memahami fungsi, karakteristik, cara penggunaan, serta penyimpanan setiap sediaan obat.

Salah satu perwakilan mahasiswa menjelaskan bahwa edukasi ini penting dilakukan karena masih banyak masyarakat yang belum memahami penggunaan obat topikal secara tepat. “Beberapa orang menganggap semua obat oles memiliki fungsi dan cara penggunaan yang sama, padahal setiap sediaan memiliki karakteristik yang berbeda. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan obat,” ujarnya.

Penjelasan Penggunaan dan Penyimpanan Obat

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai indikasi, kontraindikasi, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan sediaan obat setengah padat. Mahasiswa menjelaskan bahwa penggunaan obat harus disesuaikan dengan kondisi kulit dan aturan pemakaian agar efektivitas terapi tetap terjaga serta dapat meminimalkan risiko efek samping.

Selain itu, mahasiswa turut mengedukasi peserta mengenai pentingnya penyimpanan obat yang benar. Penyimpanan yang tidak tepat dapat memengaruhi kualitas dan stabilitas obat sehingga efektivitasnya dapat menurun.

Media dan Metode Edukasi

Untuk menunjang efektivitas penyampaian materi, mahasiswa menggunakan berbagai media edukasi seperti papan obat, poster, dan leaflet yang dirancang menarik serta mudah dipahami oleh masyarakat. Metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab juga diterapkan agar suasana penyuluhan lebih aktif dan interaktif.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak aktif mengajukan pertanyaan terkait penggunaan obat yang sering digunakan di rumah. Antusiasme peserta juga terlihat saat sesi ice breaking dan demonstrasi enam langkah mencuci tangan dilakukan bersama-sama.

Salah satu peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Saya jadi lebih paham ternyata salep, krim, dan gel itu berbeda cara penggunaannya. Biasanya saya memakai obat tanpa mengetahui aturan yang benar,” ungkapnya.

Harapan dan Dampak Kegiatan

Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu PKK sebagai pengelola kesehatan keluarga dapat lebih cermat dan bijak dalam penggunaan sediaan obat setengah padat sehingga mampu menerapkan penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional di lingkungan rumah tangga.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan Universitas Airlangga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan berbasis promotif dan preventif.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kelompok 2 GR-2A, yang terdiri dari Putri Fatika Sari, Maulidya Anastasya Kristanto, Leli Rohmatus Syahada, Chantika Claudia Kis Monic, Dwi Ayu Wulandari, Nabilla Ary Surya Wijaya, Rizky Kusuma, Silfia Nur Azizah, dan Syalwa Azizah.

[BACA JUGA: Glass of Champion 2026 Sukses Digelar, Hadirkan Kompetisi dan Inovasi Minuman Modern]

Penulis: Kelompok 2 GR-2A

Editor: Sinta Rahmah (Tim Vokasi Branding)