VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR), Kelompok 1 Kelas 3A, menggelar edukasi kesehatan mengenai perawatan perioperatif bagi ibu hamil dan lanjut usia (lansia) di Posyandu Cerme, Gresik, pada Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang persiapan sebelum operasi, perawatan pascaoperasi, hingga tanda bahaya yang perlu dikenali selama masa pemulihan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proyek mata kuliah Keperawatan Medikal Bedah Praktikum yang dibimbing oleh Dr. Cucuk Rahmadi Purwanto, S.Kp., M.Kes. Edukasi berlangsung pada pukul 08.20–10.00 WIB, kemudian dilanjutkan dengan keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pelayanan posyandu hingga pukul 12.00 WIB.
Edukasi Perioperatif melalui Media Interaktif
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan leaflet dan poster sebagai media pendukung untuk memudahkan peserta memahami materi. Pembahasan mencakup enam aspek, yakni pengertian dan tahapan operasi, persiapan sebelum operasi, mitos dan fakta seputar makanan, upaya mengurangi nyeri dan melakukan gerakan santai, perawatan setelah operasi, serta tanda bahaya pascaoperasi.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Peserta dapat menyampaikan pertanyaan seputar persiapan menjalani operasi maupun perawatan yang diperlukan selama proses pemulihan. Pendekatan ini dilakukan agar peserta tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bdn. Lina mengapresiasi pelaksanaan edukasi kesehatan yang diberikan mahasiswa. Menurutnya, materi tersebut relevan untuk menambah wawasan ibu hamil dan lansia mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum maupun setelah menjalani operasi.
“Terima kasih ya, mahasiswa. Kalau nanti ada proyek atau kegiatan lagi di sini, silakan datang kembali untuk membantu Ibu. Materinya juga sangat relevan dan bermanfaat, terutama untuk menambah pengetahuan ibu hamil dan lansia mengenai persiapan sebelum operasi, perawatan setelah operasi, serta tanda bahaya yang perlu diwaspadai,” ungkap Bdn. Lina.
Evaluasi Pengetahuan Peserta
Untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi edukasi, mahasiswa melaksanakan evaluasi melalui kuesioner, pre-test, dan post-test. Instrumen tersebut disusun berdasarkan enam indikator materi yang telah disampaikan. Hasil evaluasi digunakan untuk melihat perubahan pengetahuan peserta sebelum dan setelah mengikuti kegiatan.
[BACA JUGA: Dosen Prodi Pengobatan Tradisional, Fakultas Vokasi, Unair Tegaskan Herbal sebagai Pelengkap, Bukan Jalan Pintas]
Pelaksanaan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengetahui pemahaman masyarakat terhadap informasi kesehatan yang diberikan. Dengan demikian, edukasi tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga memperhatikan pemahaman peserta terhadap pentingnya perawatan perioperatif.
Mendorong Kesiapan Pasien dan Keluarga
Melalui kegiatan ini, mahasiswa D3 Keperawatan Fakultas Vokasi UNAIR berharap ibu hamil, lansia, dan keluarga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai persiapan operasi. Pemahaman tersebut juga mencakup perawatan pascaoperasi serta tanda bahaya selama masa pemulihan.
Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu pasien dan keluarga mempersiapkan diri menghadapi tindakan operasi, meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan komplikasi, serta mendukung keselamatan pasien selama proses pemulihan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk penerapan pembelajaran keperawatan melalui edukasi kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Penulis: Putri Fatika Sari
Dosen Pembimbing: Dr. Cucuk Rahmadi Purwanto, S.Kp., M.Kes.
Editor: Vioretha (Tim Branding Vokasi)



