Warning: Trying to access array offset on false in /home/vokasi.unair.ac.id/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on false in /home/vokasi.unair.ac.id/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on false in /home/vokasi.unair.ac.id/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

Warning: Trying to access array offset on false in /home/vokasi.unair.ac.id/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39
Menganalisis Pengaruh Perilaku Pasien

Menganalisis Pengaruh Perilaku Pasien Terhadap Munculnya Artefak pada Hasil Gambar CT Scan Abdomen Kontras


Warning: Trying to access array offset on false in /home/vokasi.unair.ac.id/public_html/wp-content/plugins/elementor-pro/modules/dynamic-tags/tags/post-featured-image.php on line 39

VOKASI – Menganalisis pengaruh perilaku pasien terhadap munculnya artefak pada hasil gambar CT Scan Abdomen kontras, sebuah penelitian Mahasiswa Vokasi UNAIR.

CT Scan merupakan pemeriksaan radiologi yang digunakan untuk membuat gambar radiografi pada tubuh manusia bagian dalam. Metode tersebut menggunakan paparan sinar-x berenergi tinggi pada pemeriksaannya. Salah satu pemeriksaan CT Scan yang sering dilakukan adalah pemeriksaan CT Scan Abdomen Kontras. Dari hasil pemeriksaan tersebut, banyak juga ditemukan beberapa macam artefak dalam hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras. Artefak gambar dalam Computed Tomography didefinisikan sebagai ketidakkonsistenan antara nilai yang dibuat ulang dalam gambar CT Scan. Artefak yang banyak ditemui dalam hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras adalah motion artefak. Timbulnya motion artefak tersebut banyak dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya adalah perilaku pasien.

Faktor Perilaku Memengaruhi Timbulnya Motion Artefak

Adapun faktor perilaku itu sendiri tercipta dari tiga faktor. Tiga faktor tersebut ialah faktor predisposisi (predisposing factors), faktor pendukung (enabling factor), dan faktor penguat (reinforcement factor).

Faktor predisposisi merupakan faktor yang melekat pada setiap manusia baik individu, keluarga kelompok, maupun masyarakat. Sedangkan faktor pendukung merupakan terdiri dari ruang lingkup fisik, fasilitas, dan alat sebagai keselamatan kerja, seperti pelatihan dan sumber daya lainnya, dapat diakses atau tidak. Sementara itu, faktor penguat merupakan tolak ukur bagi seseorang untuk menerima hal sama atau feedback yang baik dan dorongan sosial yang baik. Faktor pendukung yang digunakan untuk melihat pengaruh perilaku pasien terhadap munculnya artefak pada hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras adalah faktor pengetahuan pasien. Sedangkan, faktor pendukung yang digunakan adalah ketersediaan sarana dan prasarana, serta faktor penguat yang digunakan adalah informasi dari radiografer.

Faktor pendukung yang berupa pengetahuan pasien digunakan untuk melihat seberapa jauh pengetahuan pasien mengenai pemeriksaan CT Scan Abdomen Kontras sehingga dari pengetahuan tersebut dapat diketahui apakah memiliki pengaruh atau tidak terhadap munculnya artefak dalam hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras. Faktor pendukung yang berupa ketersediaan sarana dan prasarana digunakan untuk melihat apakah dengan fasilitas yang dirasa kurang dapat mempengaruhi munculnya artefak pada hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras. Serta faktor penguat yang berupa informasi radiografer digunakan untuk melihat apakah jika informasi yang diberikan oleh radiografer kepada pasien kurang, hal tersebut dapat mempengaruhi munculnya artefak pada hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras.

Menganalisis Pengaruh Perilaku Pasien

Usai mahasiswa melakukan penelitian, faktor predisposisi memiliki pengaruh terhadap munculnya artefak pada hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras. Selain itu, kurangnya pengetahuan pasien mengenai manfaat dan proteksi radiasi dalam pemeriksaan CT Scan Abdomen Kontras juga berpengaruh. Ada pula banyaknya pasien yang baru pertama kali melakukan pemeriksaan CT Scan Abdomen Kontras dapat mengakibatkan munculnya artefak pada hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras.

Berkaitan dengan faktor pendukung yang berpengaruh terhadap munculnya artefak pada hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras ialah keterbatasan ketersediaan sarana dan prasarana berupa selimut. Keterbatasan itu dapat menyebabkan pasien merasakan kedinginan selama pemeriksaan berlangsung. Hal tersebut kemungkinan dapat menyebabkan pasien bergerak selama pemeriksaan berlangsung. Akibatnya akan timbul motion artefak pada hasil gambar pemeriksaan CT Scan Abdomen Kontras.

BACA JUGA: Pengaruh Pemberian Terapi Akupunktur Terhadap Perubahan Tekanan Darah Penderita Hipertensi

Terakhir, faktor penguat juga memiliki pengaruh terhadap munculnya artefak pada hasil gambar CT Scan Abdomen Kontras. Hal itu dikarenakan pasien masih belum memahami bagaimana dan apa pemeriksaan yang akan mereka jalani tersebut.  Akibatnya pasien bisa bebas melakukan hal-hal yang belum mereka pahami. Misalnya pergerakan yang sebenarnya tidak boleh dilakukan karena dapat menyebabkan moving artefak.

***

Penulis : Farakhossy Marisa Salsabillah; Winda Kusumawardani; dan Winarto

Prodi : D-IV Teknologi Radiologi Pencitraan

Editor : Oky Sapto Mugi Saputro – Tim Branding Fakultas Vokasi UNAIR