VOKASI NEWS – Program Studi D3 Bahasa Inggris hadirkan kuliah tamu internasional bersama pakar Universiti Sains Malaysia untuk mengupas peluang dan tantangan English Medium Instruction (EMI) di era global.
Program studi D3 Bahasa Inggris menyelenggarakan kuliah tamu internasional bersama pakar linguistik dari Universiti Sains Malaysia pada hari Senin, 20 April 2026. Dengan mengangkat tema ”English Medium Instruction (EMI) in the Global Era: Opportunities and Challenges in the Vocational Environment.” Kuliah tamu ini mengupas tuntas berbagai peluang serta tantangan unik di dunia vokasi, dengan tujuan membekali para mahasiswa agar siap bersaing dan memiliki wawasan luas di kancah global.
Pengenalan Narasumber dan Pembukaan Inspiratif
Sesi kuliah tamu dibuka oleh Nur Jazlina Azka, mahasiswi D3 Bahasa Inggris yang memperkenalkan narasumber utama. Dr. Irham merupakan seorang dosen senior dari School of Humanities, Universiti Sains Malaysia sekaligus pakar di bidang Medium of Instruction. Dr. Irham mengawali pemaparannya dengan kutipan motivasi, “Bahasa Inggris punya potensi besar untuk menjamin masa depan kita.”
EMI sebagai Peluang Menuju Karier Global
Dalam pemaparan materinya, Irham menegaskan bahwa English Medium Instruction (EMI) tidak terlepas dari berbagai tantangan yang kerap dihadapi mahasiswa, seperti rasa cemas saat menggunakan bahasa Inggris dan kesulitan dalam memahami materi perkuliahan. Namun demikian, ia menekankan bahwa di balik tantangan tersebut terdapat “kesempatan istimewa” yang justru dapat menjadi pintu masuk menuju dunia kerja global. Menurutnya, proses adaptasi dalam EMI merupakan bagian penting dalam membentuk kesiapan mahasiswa menghadapi lingkungan profesional yang semakin kompetitif dan berstandar internasional.
Lebih lanjut, Irham menjelaskan bahwa bahasa Inggris bukan sekadar keterampilan dasar, melainkan sarana strategis yang mampu mendorong perkembangan karier dari tingkat lokal hingga internasional. Melalui pemahaman tersebut, mahasiswa didorong untuk mengubah perspektif mereka terhadap pembelajaran bahasa Inggris. Dari yang sebelumnya dipandang sebagai kewajiban akademik, kini menjadi kunci utama dalam membuka peluang karier yang lebih luas dan meningkatkan daya saing di pasar kerja global.
Di akhir presentasi, sesi kuliah tamu ini dilengkapi dengan tanya jawab yang berlangsung secara aktif. Mahasiswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar tantangan nyata yang mereka hadapi selama menjalani kehidupan perkuliahan. Melalui interaksi tersebut, peserta memperoleh wawasan langsung dari ahli mengenai cara menghadapi kompleksitas penggunaan EMI, sekaligus mengembangkan pemahaman teoretis dan keterampilan praktis yang berperan dalam membentuk identitas profesional mereka.
Kolaborasi Internasional sebagai Langkah Strategis
Kolaborasi dengan Universiti Sains Malaysia ini menjadi peringatan bahwa berbagai tantangan di era penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar (EMI) sebenarnya merupakan awal dari peluang di masa depan. Melalui arahan dan wawasan dari Dr. Irham, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, sehingga lebih siap beradaptasi dengan standar internasional dan berkembang menjadi lulusan Diploma Bahasa Inggris yang unggul.
[BACA JUGA: Satu Semester, Tiga Instansi: Strategi Mahasiswa Memahami Sistem Keuangan Nasional]
Penulis: Fasya Ineta Putri
Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)


