Optimalisasi Kesehatan Lansia Melalui Terapi Tradisional Di Sekolah Lansia Tangguh Pandanrejo

VOKASI NEWS – Kelompok 1 Mahasiswa Pengobat Tradisional (Battra) Fakultas Vokasi Universitas Airlangga sukses menyelenggarakan program pengabdian masyarakat yang berfokus pada kesehatan lanjut usia (lansia). Kegiatan ini merupakan implementasi mata kuliah Battra Komplementer Integratif Inovatif (BKII). Pelaksanaannya berlangsung pada Sabtu, 30 Mei 2026 di Kedai Omah Tuwek, Dusun Kajar, Desa Pandanrejo, Kota Batu.

​Acara ini dihadiri oleh 35 lansia dari Sekolah Lansia Tangguh (SELANTANG) Desa Pandanrejo. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan penyuluh Keluarga Berencana (KB), Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta pengurus SELANTANG Desa Pandanrejo. Sebelum sesi pemaparan dimulai, tim mahasiswa membagikan leaflet panduan praktis kepada peserta. Leaflet tersebut membantu peserta mengikuti materi dan demonstrasi serta menjadi panduan kesehatan yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah.

​Edukasi Asupan Nutrisi dan Pelatihan Akupresur Mandiri

​Rangkaian acara dimulai dengan penyuluhan edukatif mengenai risiko penyakit tekanan darah tinggi. Pada sesi sosialisasi ini, peserta diberikan kiat praktis mengenai pembatasan asupan natrium dan pemanfaatan bahan makanan tinggi kalium. Langkah tersebut bertujuan membantu mengontrol tekanan darah agar tetap stabil secara alami.

​Setelah pemaparan teori nutrisi selesai, acara dilanjutkan dengan demonstrasi dan pelatihan teknik pijat akupresur mandiri. Didampingi oleh tim mahasiswa, para peserta diajarkan untuk menemukan dan memijat titik-titik meridian penurun tensi pada tubuh sendiri. Keterampilan praktis non-farmakologis ini diberikan agar para lansia memiliki solusi penanganan mandiri yang aman saat merasakan gejala pusing atau tegang leher di rumah.

[BACA JUGA: Role-Play Based Cheerful Phlebotomy Education to Alleviate Preschoolers’ Anxiety]

​Pelayanan Akupuntur dan Minuman Herbal

​Pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah (tensi) dilakukan terlebih dahulu kepada seluruh peserta menggunakan tensimeter digital. Langkah skrining awal ini untuk memastikan kondisi fisik lansia berada dalam batas aman sebelum menerima pelayanan. Setelah pemeriksaan tensi, para lansia mendapatkan pelayanan terapi akupuntur secara gratis dengan jarum akupuntur steril pada titik meridian spesifik seperti Taichong (LR3), Sanyinjiao (SP6), dan Hegu (LI4). Seluruh pelayanan ini diberikan dengan memperhatikan kondisi fisik pasien serta menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) klinis.

​Tim mahasiswa juga menyajikan produk minuman herbal siap konsumsi berupa kombinasi seduhan bunga rosella dan daun mint. Rosella kaya akan kandungan anthocyanin yang membantu melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Sementara itu, tambahan daun mint memberikan aroma menyegarkan yang dapat menenangkan sistem saraf lansia.

​”Tim mahasiswa sangat berterima kasih telah diberikan ruang dan kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu-ilmu yang didapatkan selama perkuliahan secara langsung. Semoga kegiatan ini membawa dampak baik bagi kesehatan lansia di Desa Pandanrejo, terlebih antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta sepanjang kegiatan ini sangat luar biasa,” tutur Nursyifa’ul Ummah selaku ketua kelompok pengabdian masyarakat.

Penulis: Nursyifa’ul Ummah

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)