Vokspreneur Mentoring 1: Bedah Konsep Bersama Mentor: Menguji Model Bisnis Lewat Sudut Pandang Pasar

VOKASI NEWS – Program kerja Kementerian Ekonomi Kreatif, Vokspreneur, kembali melanjutkan rangkaian kegiatannya melalui Mentoring 1 bertema Business Profile. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Ruang Kelas 302 Gedung C Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 40 mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga yang tengah mengembangkan ide bisnis mereka melalui program Vokspreneur.

Mentoring ini menjadi wadah bagi peserta untuk mengevaluasi dan menyempurnakan ide bisnis yang telah mereka susun sebelumnya. Melalui pendampingan langsung bersama mentor, peserta diajak meninjau kembali kesesuaian ide bisnis dengan kebutuhan pasar. Peserta juga mengidentifikasi peluang pengembangan usaha yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, serta briefing mengenai alur mentoring yang akan dilaksanakan. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme sangat tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti seluruh rangkaian acara.

Memahami Strategi Pemasaran Digital untuk Mengembangkan Bisnis

Sebagai sesi pemanasan, peserta mendapatkan materi pertama yang disampaikan oleh Pandika Ardi Herwanto dengan topik Strategi Digital Marketing. Dalam sesi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya menentukan target market dan membangun positioning yang tepat. Peserta juga mempelajari pemilihan channel pemasaran yang sesuai serta penyusunan strategi funnel dari tahap awareness hingga conversion.

Materi yang disampaikan memberikan gambaran tentang strategi pemasaran digital yang terarah. Dengan demikian, bisnis dapat menjangkau pelanggan secara lebih efektif. Antusiasme peserta terlihat dari pertanyaan yang diajukan pada sesi tanya jawab yang berlangsung secara interaktif.

Menguji Hasil Riset Melalui Presentasi Bad Review Product

Setelah sesi materi dan diskusi, setiap tim diberikan kesempatan untuk memaparkan hasil penugasan dari Bootcamp sebelumnya, yaitu Bad Review Product. Dalam sesi ini, peserta mempresentasikan hasil riset terhadap kompetitor dan produk yang relevan dengan ide bisnis mereka. Hasil riset tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi pengembangan usaha yang lebih tepat.

Melalui presentasi tersebut, peserta menjelaskan temuan yang diperoleh selama riset lapangan. Selain itu, mereka juga menyampaikan berbagai solusi untuk menjawab permasalahan pelanggan yang telah diidentifikasi. Sesi ini menjadi sarana bagi mentor untuk melihat sejauh mana peserta memahami pasar yang menjadi target bisnis mereka. Tidak hanya itu, dalam sesi ini juga secara tidak langsung mereka mengerti dan tau akan kondisi kompetitor-kompetitor yang mereka hadapi saat ini.

Membangun Brand dan Konten Kreatif di Era Digital

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi kedua yang disampaikan oleh Faid Arinal Firdaus dengan topik “Bangun Brand, Konten, dan Jualan Sendiri Pakai AI”. Materi ini membahas pentingnya membangun identitas merek yang kuat dan menciptakan konten yang menarik.

Selain itu, peserta juga mempelajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pemasaran dan pengembangan bisnis. Peserta terlihat aktif berdiskusi dan menggali berbagai strategi yang dapat diterapkan untuk memperkuat branding bisnis mereka di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Pendampingan Intensif Melalui Konsultasi Bisnis

Pada sesi inti, peserta diarahkan untuk bergabung bersama mentor masing-masing dalam kegiatan Deep Dive: “Business Profile“. Dalam sesi ini, mentor berperan sebagai konsultan sekaligus evaluator yang membantu peserta meninjau kembali draft Business Model Canvas (BMC) yang telah mereka susun.

Peserta diberikan kesempatan untuk berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai aspek bisnis, mulai dari value proposition, customer segments, hingga strategi pengembangan usaha yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar. Berbagai masukan dan saran yang diberikan mentor menjadi bekal penting bagi peserta untuk menyempurnakan model bisnis mereka sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Refleksi dan Evaluasi untuk Pengembangan Bisnis yang Lebih Matang

Menjelang akhir kegiatan, seluruh mentor berkumpul untuk memberikan evaluasi umum terhadap perkembangan setiap tim peserta. Dalam sesi evaluasi yang berlangsung selama kurang lebih lima menit, para mentor menyampaikan berbagai apresiasi sekaligus masukan yang dapat menjadi bahan perbaikan bagi peserta.

Secara umum, para mentor menilai bahwa ide bisnis yang dikembangkan peserta Vokspreneur memiliki potensi yang sangat baik, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Beragam inovasi yang muncul menunjukkan kemampuan peserta dalam mengidentifikasi peluang dan menghadirkan solusi melalui pendekatan bisnis.

Meskipun demikian, mentor juga menekankan pentingnya memperkuat aspek Value Proposition pada masing-masing bisnis. Aspek ini menjadi salah satu elemen paling krusial karena berperan dalam menjelaskan nilai unggul yang ditawarkan sebuah produk atau layanan kepada pelanggan. Dengan value proposition yang kuat dan jelas, sebuah bisnis akan lebih mampu bersaing dan memberikan solusi yang tepat bagi target pasarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan bisnis peserta, Bapak Faid Arinal Firdaus memperkenalkan platform konsultasi bisnis berbasis Artificial Intelligence (AI). Platform tersebut merupakan inovasi yang telah beliau rancang dan kembangkan untuk membantu pelaku usaha. Melalui platform tersebut, peserta dapat melakukan konsultasi, mendapatkan masukan, serta mengevaluasi ide bisnis mereka secara mandiri. Menariknya, akses terhadap platform ini diberikan secara gratis kepada seluruh peserta Vokspreneur sebagai sarana pendukung pembelajaran dan pengembangan bisnis mereka kedepannya.

Mendorong Pengembangan Bisnis yang Lebih Terarah

Melalui kegiatan Mentoring 1 ini, peserta memperoleh wawasan mengenai pemasaran digital dan branding. Selain itu, mereka mendapatkan pendampingan untuk menguji kelayakan model bisnis dari sudut pandang pasar.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, Mentoring 1 menjadi salah satu kegiatan penting dalam rangkaian program Vokspreneur. Kegiatan ini membekali peserta dengan wawasan dan pendampingan dalam mengembangkan ide bisnis. Melalui program ini, mahasiswa Fakultas Vokasi UNAIR dipersiapkan menjadi wirausahawan muda yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada solusi berkelanjutan.

[BACA JUGA: Rekonsiliasi Fiskal: Perbedaan Laporan Keuangan Komersial dan Fiskal]

Penulis: Vika Hikmatul Maula

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)