VOKASI NEWS – Mengetahui langkah-langkah mengoptimalkan strategi Content Marketing Soft Selling guna meningkatkan traffic akun Tiktok.
Perkembangan teknologi saat ini semakin pesat, sehingga para pengusaha yang dulunya mengandalkan pemasaran konvensional kini memanfaatkan metode yang lebih mudah dan terstruktur. Di era digital yang terus berkembang, media sosial telah menjadi alat yang sangat efektif untuk mempromosikan sebuah brand dan produk. Saat ini, kita dapat menggunakan strategi pemasaran media sosial untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Salah satu platform media sosial yang populer dan efektif saat ini adalah TikTok.
Para pelaku ekonomi dapat memanfaatkan TikTok sebagai media periklanan yang efektif. Dimana tujuannya untuk meningkatkan visibilitas, brand awareness, traffic akun sosial media, dan penjualan produk mereka di pasar yang kompetitif. Salah satu strategi paling efektif untuk meningkatkan traffic akun TikTok adalah dengan menerapkan content marketing soft selling. Strategi ini mengandalkan tiga pilar utama content marketing yaitu entertainment (hiburan), inspire (inspirasi), dan education (edukasi).
BACA JUGA: Pengetahuan Pasien Penyakit Ginjal Kronik Tentang Asupan Cairan yang Menjalani Hemodialisis
Dengan menggabungkan ketiga elemen ini, konten yang dihasilkan menjadi tidak hanya menarik dan menghibur. Tetapi juga memberikan inspirasi dan informasi yang berguna bagi audiens. Pendekatan ini membantu membangun hubungan yang kuat dengan pengikut, meningkatkan interaksi, dan pada akhirnya menarik lebih banyak traffic ke akun TikTok. Fokus pada konten edukatif, informatif, dan menghibur dapat menarik minat pelanggan dan mendorong mereka untuk membeli produk atau jasa dengan sukarela, tanpa merasa terpaksa. Hal ini tidak hanya meningkatkan traffic akun dan brand awareness tetapi juga mendorong penjualan secara alami.
Langkah-Langkah Efektif Mengoptimalkan Content Marketing Soft Selling
Berikut merupakan langkah-langkah cara efektif produksi konten untuk meningkatkan traffic akun tiktok dengan mengoptimalkan strategi content marketing soft selling :
1. Riset Content
Tahap awal dalam pembuatan konten TikTok adalah melakukan riset untuk mengetahui trend konten yang sedang populer. Riset ini sangat penting untuk memastikan konten yang dibuat memiliki potensi muncul di For You Page (FYP). Dengan riset yang cermat, kita dapat menciptakan konten yang relevan dan menarik bagi audiens, sehingga meningkatkan peluang untuk meraih perhatian lebih banyak pengguna TikTok.
- TikTok Creative Center
TikTok Creative Center menjadi alat yang sangat berguna dalam proses ini, menyediakan informasi mengenai konten populer, gaya editing, dan trend musik terkini.
- Konten FYP
Dengan menganalisis konten yang sering muncul di FYP, kita dapat memahami preferensi dan minat audiens secara lebih spesifik.
2. Pembuatan Content Brief
Pembuatan content brief berfokus pada tiga pilar utama yaitu hiburan, inspirasi, dan edukasi. Dalam tahap ini, trend konten disesuaikan dengan topik yang diangkat, serta dibuat copywriting atau caption yang mendukung konten agar lebih mudah muncul di For You Page (FYP). Caption memegang peranan penting dalam meningkatkan visibilitas konten, dengan menggunakan kata kunci yang tepat dan relevan. Keselarasan antara kata kunci dalam konten, caption, dan hashtag yang digunakan menjadi kunci utama untuk meningkatkan peluang kemunculan dalam pencarian dan menarik lebih banyak penonton.
3. Produksi Content Marketing
- Briefing
Briefing juga mencakup pemahaman terhadap karakteristik audiens dan platform media sosial yang dituju. Ini penting agar konten yang dihasilkan relevan dan menarik bagi target audiens, serta sesuai dengan format yang diinginkan. Dengan pemahaman ini, proses produksi konten dapat berjalan lancar dan mencapai tujuan yang diinginkan perusahaan.
- Take Content
Proses pengambilan konten melibatkan pengaturan kamera, pencahayaan, dan properti, serta berbagai persiapan lainnya yang diperlukan untuk mendukung perekaman sesuai dengan konsep yang telah dirancang. Dengan perhatian terhadap setiap detail ini, proses produksi konten dapat menghasilkan hasil yang profesional dan menarik.
- Editing
Tahapan editing adalah proses pengolahan dan penyuntingan video atau gambar yang telah diambil selama tahap pengambilan konten. Melalui editing, materi yang telah direkam disusun menjadi sebuah konten yang sesuai dengan konsep dan pesan yang diuraikan dalam content brief.
4. Screening Content
Melakukan screening adalah langkah penting untuk mengidentifikasi potensi kesalahan atau blunder dalam konten video sebelum disampaikan kepada audiens. Proses ini membantu meningkatkan kualitas dan keakuratan pesan yang disampaikan, serta mengurangi risiko terjadinya kesalahpahaman atau interpretasi yang tidak diinginkan. Selain itu, screening juga memastikan bahwa video yang dipublikasikan memenuhi standar kualitas yang diharapkan, sehingga berkontribusi positif dalam membangun citra dan reputasi yang baik.
5. Riset Hashtag
Riset hashtag pada TikTok bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan jangkauan konten agar dapat muncul di halaman For You Page (FYP) dan mencapai audiens yang lebih luas. TikTok Creative Center digunakan sebagai sumber utama informasi tentang trend hashtag yang populer saat itu, yang membantu pengguna menyesuaikan konten dengan hashtag yang relevan dan sedang trend. Dengan mengoptimalkan penggunaan hashtag berdasarkan data yang akurat dari platform ini, pengguna dapat meningkatkan kemungkinan konten mereka muncul di FYP dan menarik perhatian lebih banyak pengguna TikTok.

***
Penulis: Nadia Ragdha Amelia
Editor: Puspa Anggun Pertiwi