Mahasiswa D3 Keperawatan UNAIR Edukasi Sediaan Obat Khusus

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Diploma 3 Keperawatan Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga (UNAIR), melaksanakan program edukasi kesehatan tentang sediaan obat khusus untuk masyarakat Desa Duduk Sampeyan, Kabupaten Gresik, pada tanggal 25 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan sediaan obat modern, khususnya transdermal, implan, dan inhaler aerosol.

Edukasi Sediaan Obat Khusus di Masyarakat

Kemajuan teknologi farmasi telah memperkenalkan berbagai bentuk sediaan obat yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas terapi dan kenyamanan pasien. Namun, pengetahuan masyarakat tentang bentuk sediaan ini masih terbatas. Oleh karena itu, mahasiswa Diploma 3 Keperawatan UNAIR memulai kegiatan pendidikan ini untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.

Pengenalan Sediaan Transdermal, Implan, dan Inhaler Aerosol

Kegiatan dimulai dengan presentasi tentang bentuk sediaan transdermal. Selama sesi tersebut, masyarakat dijelaskan bagaimana obat transdermal bekerja, yang diserap melalui kulit menggunakan patch atau plester khusus. Selain praktis, sediaan ini mampu melepaskan obat secara bertahap, membantu menjaga kadar obat yang stabil dalam tubuh.

Topik selanjutnya membahas bentuk sediaan implan. Mahasiswa menjelaskan bahwa implan adalah sediaan yang ditempatkan di bawah kulit dan dapat melepaskan bahan aktif secara perlahan selama periode waktu tertentu. Masyarakat juga diberikan informasi tentang pentingnya pemasangan dan pelepasan implan oleh tenaga kesehatan yang kompeten untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Selain itu, peserta menerima edukasi tentang inhaler aerosol yang umum digunakan oleh pasien dengan gangguan pernapasan, seperti asma. Untuk mempermudah pemahaman, mahasiswa mendemonstrasikan penggunaan inhaler yang benar. Demonstrasi tersebut menarik perhatian yang signifikan dari peserta karena memberikan gambaran langsung tentang langkah-langkah yang terlibat dalam penggunaan alat tersebut untuk memastikan pemberian obat yang optimal.

Peningkatan Literasi Kesehatan melalui Pengabdian Mahasiswa

Sepanjang kegiatan, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai manfaat, petunjuk penggunaan, dan keamanan setiap obat. Sesi diskusi bersifat interaktif dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan informasi kesehatan langsung dari mahasiswa.

Kegiatan pendidikan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Studi Vokasi UNAIR. Selain memberikan manfaat bagi masyarakat, kegiatan ini juga menyediakan platform bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi, pendidikan kesehatan, dan penerapan pengetahuan yang telah mereka peroleh selama studi mereka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Keperawatan UNAIR D3 berharap masyarakat dapat lebih memahami berbagai jenis sediaan obat khusus dan mampu menggunakannya dengan tepat sesuai rekomendasi tenaga kesehatan. Peningkatan literasi kesehatan diharapkan dapat mendukung penggunaan obat yang rasional dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat.

[BACA JUGA: Siap Amankan Nyawa: Pelatihan Berharga Bagi Mahasiswa D3 Keperawatan Dalam Kesiapsiagaan Gawat Darurat]

Penulis: Mulia Ayu Yuliyanti

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)