VOKASI NEWS – ONPOSH 2026 HIMA K3 Vokasi UNAIR menghadirkan program ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan untuk memberdayakan masyarakat Desa Lebakjabung.
Himpunan Mahasiswa D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (HIMA K3) VOKASI UNAIR melalui Departemen Hubungan Luar menggelar ONPOSH 2026 di Desa Lebakjabung, Mojokerto. Kegiatan berlangsung pada 15–18 Juli 2026 dengan tema “Mengabdi dengan Hati, Bergerak dengan Aksi”.
ONPOSH 2026 menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Rangkaian kegiatan disusun berdasarkan kebutuhan warga dengan fokus pada empat pilar, yaitu ekonomi, pendidikan, lingkungan, dan kesehatan.
Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Pada bidang ekonomi, mahasiswa memberikan pendampingan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Pemanfaatan pembayaran digital tersebut diharapkan dapat mempermudah transaksi sekaligus mendukung transformasi digital bagi pelaku usaha lokal.
Mahasiswa juga melakukan kunjungan ke home industry kopi untuk mengenal proses produksi, pengelolaan usaha, serta potensi pengembangan produk unggulan desa. Selain program pemberdayaan ekonomi, ONPOSH 2026 turut menghadirkan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Tanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini
Pilar pendidikan diwujudkan melalui program Airlangga Mengajar TPQ. Anak-anak memperoleh pembelajaran secara interaktif dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
Edukasi safety sign juga diberikan untuk memperkenalkan berbagai rambu keselamatan beserta maknanya. Penyampaian materi dilakukan melalui pendekatan komunikatif dan menyenangkan agar anak-anak lebih mudah memahami pentingnya mengenali tanda keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan kesadaran keselamatan sejak usia dini sekaligus memperkenalkan penerapan ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada masyarakat.
Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Kesadaran Kesehatan
Pada bidang lingkungan, mahasiswa memberikan edukasi mengenai mitigasi bencana yang dilanjutkan dengan simulasi kesiapsiagaan menghadapi gempa bumi. Masyarakat diperkenalkan pada langkah penyelamatan diri sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.
Simulasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi keadaan darurat serta membangun budaya tanggap bencana di lingkungan desa.
Sementara itu, pilar kesehatan diwujudkan melalui pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi sarana deteksi dini kondisi kesehatan sekaligus dilengkapi dengan senam bersama untuk mendorong penerapan pola hidup aktif dan sehat.
Wujudkan Pengabdian yang Berkelanjutan
ONPOSH 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa K3 Vokasi UNAIR untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Pelaksanaan program juga memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, pelaku usaha, dan masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilakukan mencakup peningkatan literasi digital UMKM, edukasi keselamatan anak, kesiapsiagaan bencana, serta upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.
Melalui semangat “Mengabdi dengan Hati, Bergerak dengan Aksi”, ONPOSH 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan pengabdian sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat Desa Lebakjabung yang lebih mandiri, sehat, tangguh, dan sejahtera.
[BACA JUGA: Mahasiswa Empat Fakultas UNAIR Kembangkan Obat Kumur Herbal Berbasis Nanoteknologi, Tembus Final KIM 2026]
Penulis: Nabila Ayu Az-Zahra
Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)



