Airlangga Tourism Festival 2026: Ruang Tumbuh Generasi Muda Pariwisata Indonesia

VOKASI NEWS – Airlangga Tourism Festival atau AIRTOF 2026 resmi digelar selama dua hari pada 12–13 Juni 2026. Festival tahunan ini mengusung tema “Sustainable Tourism for a Better Future” sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan.

AIRTOF 2026 menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengeksplorasi, mendiskusikan, dan mewujudkan ide-ide baru dalam sektor pariwisata. Rangkaian kegiatan yang dihadirkan meliputi Seminar Nasional, Expo Tenant, serta kompetisi tingkat nasional bagi pelajar SMA/SMK/sederajat.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh wawasan tentang dunia pariwisata. Lebih dari itu, AIRTOF 2026 juga membuka ruang kolaborasi antara mahasiswa, pelajar, akademisi, pelaku industri, dan komunitas pariwisata.

Seminar dan Expo Bangun Wawasan Pariwisata Berbasis Budaya

Hari pertama AIRTOF 2026 diisi dengan Seminar Nasional bertema “Culture-Driven Tourism: Diversification for Quality and Sustainability”. Peserta yang hadir berasal dari beragam latar belakang, mulai dari peserta lomba, mahasiswa D-IV Destinasi Pariwisata VOKASI UNAIR, hingga mahasiswa program studi pariwisata dari berbagai perguruan tinggi lainnya.

Seminar ini menghadirkan tiga pembicara dengan perspektif yang saling melengkapi. Deninta Vasthy Berliani, Ning Kota Surabaya 2025, membagikan strategi storytelling dan digital branding untuk mengubah nilai budaya lokal menjadi daya tarik wisata yang autentik.

Pembicara kedua, Ghifarry Putra, pendiri Terrae World, mengupas cara menciptakan kolaborasi di antara pemuda dalam mengelola pariwisata berkelanjutan secara profesional. Materi tersebut memberikan gambaran bahwa pengembangan pariwisata membutuhkan kerja sama lintas pihak, terutama generasi muda yang kreatif dan adaptif.

Sesi seminar kemudian ditutup oleh dosen Program Studi D-IV Destinasi Pariwisata VOKASI UNAIR, Sri Endah Nurhidayati. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan solusi aplikatif untuk menjaga keberlanjutan destinasi dari sisi ekonomi, budaya, dan lingkungan.

Seluruh sesi dimoderatori oleh Duta Vokasi Universitas Airlangga 2025, Alief Maghfiranu. Ia berhasil menjaga suasana diskusi tetap dinamis, interaktif, dan mudah diikuti oleh peserta.

Bersamaan dengan seminar, Expo Tenant turut memeriahkan hari pertama AIRTOF 2026. Beberapa pihak yang hadir dalam expo tersebut antara lain Airlangga Travel, Darmawisata Indonesia, serta Departemen Ekonomi Kreatif HIMAPAR UNAIR. Kehadiran tenant memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal industri pariwisata secara lebih dekat.

Kompetisi Nasional Asah Talenta Muda Pariwisata

Hari kedua AIRTOF 2026 diisi dengan dua cabang lomba tingkat nasional, yaitu Lomba Guiding dan Lomba Cerdas Cermat Pariwisata. Kompetisi ini memberikan kesempatan kepada pelajar untuk menunjukkan pengetahuan, kemampuan komunikasi, serta keterampilan pelayanan wisata secara profesional.

Lomba Cerdas Cermat Pariwisata diselenggarakan dalam empat babak. Setelah melalui persaingan yang ketat, posisi pertama berhasil diraih oleh SMK Airlangga Sidoarjo. Posisi kedua diraih oleh SMAN 13 Surabaya, sedangkan posisi ketiga diraih oleh SMAN 1 Ngoro.

Kompetisi tersebut dipandu oleh Alfina Rahma selaku Quiz Master. Ia juga merupakan Duta Wisata Nasional Best Intellegencia dan Most Outstanding Student FIKOM UC periode 2024–2026.

Sementara itu, Lomba Guiding diawali dengan tahap seleksi daring untuk menentukan enam finalis terbaik. Para finalis kemudian melanjutkan babak final secara luring. Dalam babak tersebut, peserta diuji untuk mempraktikkan kemampuan guiding dengan materi 10 Bali Baru.

Simulasi yang dilakukan mencakup transfer in, pemanduan di dalam bus, dan transfer out. Melalui simulasi tersebut, peserta dinilai berdasarkan kemampuan komunikasi, penguasaan materi destinasi, sikap profesional, serta cara membangun pengalaman wisata yang menarik bagi audiens.

Setelah melalui penilaian oleh dua juri profesional, juara pertama Lomba Guiding diraih oleh Keyza Setyana Putri dari SMK 17 Agustus 1945 Surabaya. Juara kedua diraih oleh Khumaiza Yulia S dari SMK Airlangga Sidoarjo. Sementara itu, Amelia Noviana Saputri dari SMKN 2 Ponorogo berhasil meraih juara ketiga.

Festival sebagai Ruang Kolaborasi dan Inspirasi

Airlangga Tourism Festival 2026 bukan hanya sekadar rangkaian kegiatan akademik dan kompetitif. Festival ini juga menjadi ruang belajar, ruang kolaborasi, dan ruang inspirasi bagi generasi muda yang memiliki ketertarikan pada dunia pariwisata.

Melalui seminar, expo, dan kompetisi, AIRTOF 2026 menunjukkan bahwa generasi muda dapat menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Pemuda tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak ide, inovasi, dan perubahan dalam sektor pariwisata.

Kolaborasi antara dunia kampus, industri, dan pelajar yang terjalin selama dua hari kegiatan diharapkan dapat terus berkembang. Dengan semangat tersebut, AIRTOF 2026 diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan pariwisata Indonesia yang lebih berkualitas, berbudaya, dan berkelanjutan.

[BACA JUGA: Children’s Low Enthusiasm in Learning English]

Penulis: Melany Nurini

Pembimbing: Elsha Sophia

Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)