Kenali Sediaan Obat Wujudkan Hidup Sehat

VOKASI NEWS — Mahasiswa D3 Keperawatan VOKASI UNAIR mengedukasi masyarakat Ketegan, Sidoarjo mengenai sediaan obat padat untuk meningkatkan pemahaman penggunaan obat yang aman, tepat, dan rasional.

Masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa bentuk sediaan obat dapat memengaruhi cara penggunaan serta efektivitas pengobatan secara keseluruhan. Sebagian masyarakat juga masih menganggap bahwa semua obat dapat digunakan dengan cara yang sama tanpa memperhatikan aturan penggunaannya. Padahal, setiap jenis obat memiliki karakteristik, fungsi, serta metode penggunaan yang berbeda sesuai bentuk sediaan masing masing. Kurangnya pemahaman tersebut dapat meningkatkan risiko kesalahan penggunaan obat yang berpotensi menurunkan efektivitas terapi maupun keamanan pasien. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa edukasi mengenai penggunaan obat yang benar masih perlu ditingkatkan melalui kegiatan promosi kesehatan yang berkelanjutan.

Edukasi Sediaan Obat Padat bagi Masyarakat

Sebagai upaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, mahasiswa D3 Keperawatan VOKASI UNAIR melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai sediaan obat padat pada tanggal 3 Mei Kegiatan tersebut dilaksanakan di daerah Ketegan, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo dengan sasaran utama ibu-ibu yang tinggal di lingkungan setempat. Sasaran tersebut dipilih karena ibu memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga serta menentukan penggunaan obat dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai jenis sediaan obat beserta cara penggunaannya yang benar, aman, dan rasional. Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan obat secara bertanggung jawab.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan senam bersama sebagai bentuk aktivitas fisik ringan sekaligus sarana membangun kedekatan dengan masyarakat. Kegiatan senam dipilih karena dapat menciptakan suasana yang lebih santai, menyenangkan, dan mendukung interaksi antara peserta dengan pelaksana kegiatan. Setelah kegiatan senam selesai dilaksanakan, kegiatan edukasi kesehatan mengenai sediaan obat padat dimulai secara bertahap sesuai susunan acara yang telah ditentukan. Sebelum materi disampaikan, peserta terlebih dahulu diberikan pengenalan singkat mengenai tujuan kegiatan agar lebih memahami manfaat edukasi yang akan dilakukan.

Pengenalan Sediaan Obat

Penyampaian materi dilakukan menggunakan media papan obat farmakologi yang disusun secara sistematis, informatif, dan mudah dipahami oleh masyarakat. Penggunaan media visual dipilih untuk membantu peserta memahami materi dengan lebih baik, terutama bagi masyarakat dengan latar belakang pendidikan yang beragam. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan bentuk sediaan obat padat, seperti tablet, kapsul, pil, dan serbuk yang sering digunakan sehari-hari. Setiap jenis sediaan dijelaskan berdasarkan karakteristik, cara penggunaan, kelebihan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama penggunaan obat tersebut.

Kegiatan edukasi berlangsung secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, serta penyampaian pengalaman peserta terkait penggunaan obat di rumah masing-masing. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama mengenai penggunaan obat yang sering ditemukan serta disimpan di rumah. Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, dilakukan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah penyampaian materi. Pretest dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai sediaan obat padat sebelum memperoleh materi edukasi. post-test dilakukan setelah kegiatan selesai untuk mengevaluasi peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan edukasi.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, terutama dalam mengenali jenis sediaan obat serta karakteristik, cara penggunaan, kelebihan, dan hal yang perlu diperhatikan saat menggunakannya. Peningkatan pemahaman tersebut menunjukkan bahwa metode edukasi yang sederhana, komunikatif, dan interaktif dapat membantu meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya memahami bentuk sediaan obat sebagai bagian dari penggunaan obat yang rasional dan bertanggung jawab. Kesalahan dalam mengenali bentuk obat dapat memengaruhi cara penggunaan, efektivitas terapi, serta tingkat keamanan selama penggunaan obat berlangsung.

[BACA JUGA: Digitalisasi Reservasi Kendaraan Dinas untuk Operasional Lebih Efektif]

Penulis: Aidah Soraya, Elsinta Dian Shafitri, Josh Zumidar B., Luffiatul Aini, Nabila Arum C., Rista Turnanda Putri, Rossela Azzahra Putri, Saroya Ihsania Balqis, Siti Muberokah

Pembimbing: Dr. Susilo Harianto, S.Kep., Ns., M.Kep.

Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)