Hubungan Keseimbangan Statis dengan Akurasi Lemparan pada Atlet Petanque di Komunitas Petanque Sidoarjo

VOKASI NEWS – Hubungan keseimbangan statis dengan akurasi lemparan menjadi salah satu aspek penting dalam olahraga petanque. Hal ini terutama terlihat pada atlet di Komunitas Petanque Sidoarjo.

Pengertian dan Karakteristik Olahraga Petanque

Olahraga petanque merupakan salah satu cabang olahraga yang menuntut ketepatan, konsentrasi, dan kontrol postural yang baik dalam setiap lemparan. Tujuan utama permainan ini adalah melempar bola besi (boules) sedekat mungkin dengan bola kayu kecil yang disebut jack atau boka (Triadi and Nurhidayat, 2021).

Dalam permainan ini, atlet harus mampu mempertahankan posisi tubuh yang stabil agar lemparan dapat dilakukan secara akurat. Salah satu komponen fisik yang sangat berperan dalam kondisi tersebut adalah keseimbangan statis (Kurniawan, Junaidi and Hidayah, 2022).

Peran Keseimbangan Statis dalam Lemparan

Keseimbangan statis adalah kemampuan tubuh untuk mempertahankan posisi tetap stabil saat tubuh berada dalam keadaan diam, sehingga pusat gravitasi tetap berada dalam bidang tumpu (Gandhi et al, 2021). Pada olahraga petanque, atlet dituntut untuk tetap berada di dalam lingkaran lempar. Atlet juga tidak boleh melangkah keluar selama proses melempar.

Posisi ini memerlukan kontrol postural yang baik supaya tubuh tidak goyah, terutama saat terjadi perpindahan beban tubuh ke salah satu kaki pada fase akhir lemparan. Stabilitas tubuh yang baik memungkinkan atlet mengontrol arah dan kekuatan lemparan dengan lebih optimal (Zuhri, Isyani and Ariyanti, 2022).

Kesenjangan Penelitian Sebelumnya

Sebagian besar penelitian sebelumnya lebih banyak membahas faktor-faktor seperti kekuatan otot, koordinasi mata-tangan, fleksibilitas, dan konsentrasi terhadap akurasi lemparan. Namun, penelitian mengenai hubungan keseimbangan statis dengan akurasi lemparan pada atlet petanque masih relatif terbatas. Secara biomekanik, keseimbangan statis berperan penting dalam menjaga kestabilan tubuh. Selain itu, keseimbangan juga membantu efisiensi transfer energi dari otot inti menuju lengan saat melakukan lemparan.

Metode Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara keseimbangan statis dengan akurasi lemparan pada atlet petanque di Komunitas Petanque Sidoarjo. Pengukuran keseimbangan statis dilakukan menggunakan Standing Stork Test. Tes ini berupa berdiri satu kaki dengan posisi berjinjit untuk menilai kemampuan menjaga stabilitas tubuh.

Tes ini dipilih karena memiliki karakteristik yang mendekati fase akhir lemparan petanque. Pada fase ini, atlet mengalami perpindahan beban tubuh dan membutuhkan kontrol postural yang tinggi. Sementara itu, akurasi lemparan diukur menggunakan tes shooting pada jarak 8 meter. Penilaian dilakukan berdasarkan skor hasil lemparan.

Manfaat dan Kontribusi Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam bidang fisioterapi olahraga, khususnya mengenai pentingnya keseimbangan statis sebagai faktor penunjang performa atlet petanque. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi dasar bagi pelatih dan fisioterapis dalam menyusun program latihan yang lebih spesifik untuk meningkatkan stabilitas postural dan ketepatan lemparan atlet. Dengan demikian, performa atlet dapat meningkat secara optimal dan risiko cedera akibat gangguan keseimbangan dapat diminimalkan.

[BACA JUGA: Persiapkan Masa Depan, HIMA D4 Manajemen Perkantoran Digital Gelar ASSA 2026]

Penulis: Safira Ananta Tsauqy Tsamara

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)