Mahasiswa D3 Keperawatan Edukasi Sistem Pernapasan Melalui Pembelajaran Interaktif Berbasis Bahasa Inggris di SD Muhammadiyah Gresik

VOKASI NEWS – Mahasiswa program studi D3 Keperawatan melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai sistem pernapasan manusia kepada siswa kelas V SD Muhammadiyah Gresik. Kegiatan yang diikuti oleh 14 siswa ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang sistem pernapasan. Selain itu, kegiatan ini juga mengenalkan kosakata kesehatan dalam bahasa Inggris melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Edukasi Sistem Pernapasan dan Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris

Kegiatan edukasi dipandu oleh Megta dan Firman selaku pemateri. Materi yang disampaikan meliputi organ-organ sistem pernapasan manusia, proses pernapasan, serta cara menjaga kesehatan sistem pernapasan. Dalam penyampaiannya, pemateri menggunakan kombinasi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Hal ini bertujuan agar siswa lebih mudah memahami materi sekaligus meningkatkan kemampuan mengenal istilah-istilah kesehatan dalam bahasa Inggris.

Metode Pembelajaran Interaktif melalui Demonstrasi dan Permainan Edukatif

Selain materi utama mengenai sistem pernapasan, siswa juga mendapatkan edukasi mengenai tata cara batuk yang benar serta enam langkah mencuci tangan yang benar. Demonstrasi dilakukan secara langsung sehingga siswa dapat mempraktikkan setiap langkah dengan baik. Edukasi ini diberikan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran siswa dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini.

Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, tim menghadirkan berbagai permainan edukatif. Permainan pertama adalah Spin Wheel, di mana siswa memutar roda yang berisi gambar organ-organ sistem pernapasan. Setelah roda berhenti, siswa diminta menyebutkan nama organ yang muncul menggunakan bahasa Inggris. Melalui permainan ini, siswa dapat mengingat kembali materi yang telah disampaikan sekaligus memperkaya kosakata bahasa Inggris mereka.

Permainan kedua menggunakan flash card memory game. Pada permainan ini, kartu-kartu bergambar organ pernapasan diacak dan diletakkan dalam posisi terbalik. Siswa kemudian diminta menemukan dan mencocokkan pasangan gambar yang sesuai dengan mengingat letak setiap kartu. Kegiatan ini tidak hanya melatih daya ingat dan konsentrasi siswa, tetapi juga membantu mereka mengenali berbagai organ pernapasan dengan lebih baik.

[BACA JUGA: Optimalisasi Kesehatan Lansia Melalui Terapi Tradisional Di Sekolah Lansia Tangguh Pandanrejo]

Evaluasi, Apresiasi, dan Dampak Kegiatan

Sesi tanya jawab dipandu oleh Hanifa, yang berhasil menciptakan suasana diskusi yang aktif dan menyenangkan. Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan serta berbagi pengetahuan yang telah mereka peroleh selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, dokumentasi kegiatan dilakukan oleh Lovi selaku penanggung jawab publikasi, dokumentasi, dan desain (PDD).

Sebagai media pembelajaran berkelanjutan, tim juga menyerahkan poster edukasi sistem pernapasan manusia kepada pihak kelas. Poster tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran tambahan bagi siswa dan guru setelah kegiatan selesai. Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi aktif siswa selama kegiatan, tim memberikan hadiah sederhana kepada siswa yang berani menjawab pertanyaan, aktif mengikuti permainan, dan berkontribusi dalam diskusi. Pemberian hadiah tersebut disambut dengan antusias oleh para siswa dan semakin menambah semangat mereka dalam mengikuti kegiatan hingga selesai.

Menurut kami, pembelajaran yang dikombinasikan dengan permainan dan penggunaan bahasa Inggris dapat meningkatkan minat belajar siswa. “Kami berharap kegiatan ini dapat membantu siswa memahami sistem pernapasan manusia sekaligus meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenal kosakata kesehatan dalam bahasa Inggris,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, siswa kelas V SD Muhammadiyah Gresik diharapkan dapat memahami pentingnya menjaga kesehatan sistem pernapasan. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penggunaan bahasa Inggris dalam kegiatan edukasi diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna bagi para siswa.

Penulis: Megta Nur Indra Ayu Saputri

Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)