Mengasah Kompetensi TLM di RSUD dr. Koesma

VOKASI NEWS — Mahasiswa D-IV Teknologi Laboratorium Medik UNAIR menjalani PKL di RSUD dr. R. Koesma Tuban untuk meningkatkan kompetensi teknis, profesionalisme, dan kesiapan kerja di laboratorium medis.

Praktik Kerja Lapangan (PKL) menjadi salah satu kegiatan penting bagi mahasiswa D-IV Teknologi Laboratorium Medik UNAIR dalam mengenal dunia kerja secara langsung. Kegiatan PKL dilaksanakan pada 2 Februari hingga 2 Mei 2026 di RSUD dr. R. Koesma Tuban sebagai rumah sakit rujukan di Kabupaten Tuban. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai sistem pelayanan laboratorium medis secara menyeluruh.

Pada awal pelaksanaan PKL, mahasiswa diperkenalkan dengan alur pelayanan laboratorium berbasis digital melalui Sistem Informasi Laboratorium (SIL) yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Selain itu, mahasiswa juga mempelajari tata tertib kerja dan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan laboratorium.

Mahasiswa ditempatkan secara bergantian pada beberapa unit laboratorium. Di unit Hematologi, mahasiswa mempelajari tahapan pre-analitik sampel dan prosedur pemeriksaan seperti darah lengkap, faal hemostasis, laju endap darah, hitung retikulosit, golongan darah, serta apusan darah tepi. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan penggunaan alat otomatis dan metode konvensional dalam pemeriksaan laboratorium.

Pengalaman Lapangan dalam Pembentukan Profesionalisme

Pada unit Kimia Klinik dan Imunologi, mahasiswa mempelajari pemeriksaan kimia darah, HbA1c, troponin, elektrolit, hormon tiroid, hingga pemeriksaan rapid test seperti HBsAg, Anti-HIV, dan NS1 Dengue. Selain keterampilan teknis, mahasiswa memahami pentingnya quality control (QC) dalam menjaga mutu hasil pemeriksaan laboratorium.

Pengalaman lain diperoleh di unit Mikrobiologi. Mahasiswa mempelajari metode molekuler menggunakan GeneXpert untuk diagnosis awal Tuberculosis serta prosedur identifikasi bakteri tahan asam (BTA). Selain itu, mahasiswa juga mempelajari pemeriksaan kultur spesimen dan uji sensitivitas bakteri menggunakan alat otomatis. Ketelitian menjadi hal penting dalam setiap prosedur karena kontaminasi dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.

Mahasiswa juga mendapatkan kesempatan belajar di Bank Darah Rumah Sakit (BDRS). Kegiatan yang dipelajari meliputi pemeriksaan golongan darah dan crossmatch sebelum transfusi darah dilakukan. Proses tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya ketelitian demi menjaga keselamatan pasien.

Menambah Wawasan Profesionalisme Mahasiswa

Pada unit Patologi Anatomi, mahasiswa mempelajari pengelolaan sampel jaringan dan cairan tubuh hingga pembuatan preparat histopatologi dan sitologi. Mahasiswa memahami tahapan penting seperti fiksasi, processing, dan pewarnaan preparat sebagai bagian dari proses diagnosis penyakit.

Selama PKL berlangsung, mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis laboratorium, tetapi juga mempelajari komunikasi profesional, kerja sama tim, dan etika profesi di lingkungan rumah sakit. Seluruh tenaga laboratorium memberikan bimbingan dan arahan yang mendukung proses pembelajaran mahasiswa selama kegiatan berlangsung. PKL di RSUD dr. R. Koesma Tuban menjadi pengalaman berharga dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk mempersiapkan tenaga laboratorium medik yang profesional, teliti, dan bertanggung jawab.

[BACA: Kenali Obat dan Jaga Kesehatan: Edukasi Penggolongan Obat bagi Masyarakat Desa Semampir]

Penulis: Rani Dwi Yuliana

Editor: Inviana (Tim Vokasi Branding)