Mengenal Obat Berdasarkan Sistem Tubuh

VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D-III Keperawatan, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga melaksanakan edukasi mengenai penggolongan obat berdasarkan sistem tubuh. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Pucuk, RT/RW 02/02, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini ditujukan kepada ibu-ibu PKK sebagai peserta utama karena mereka memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan keluarga sekaligus mendampingi anak-anak dalam penggunaan obat di rumah.

Melalui penyuluhan ini, diharapkan pemahaman masyarakat mengenai fungsi berbagai jenis obat sesuai sistem tubuh yang dituju dapat meningkat. Edukasi tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kebiasaan menggunakan obat tanpa mengetahui manfaat maupun aturan penggunaannya. Dengan pengetahuan yang lebih baik, masyarakat dapat menggunakan obat secara lebih aman dan bertanggung jawab.

Mengenal Penggolongan Obat Berdasarkan Sistem Tubuh

Masih banyak masyarakat yang mengenal obat hanya berdasarkan nama dagangnya tanpa memahami cara kerja maupun organ tubuh yang menjadi sasaran terapi. Padahal, setiap obat dirancang untuk membantu mengatasi gangguan pada sistem tubuh tertentu, seperti sistem pernapasan, kardiovaskular, pencernaan, persarafan, hingga sistem imun.

Pengetahuan mengenai penggolongan obat menjadi penting agar masyarakat tidak keliru dalam memilih maupun menggunakan obat ketika menghadapi masalah kesehatan ringan. Selain memahami manfaatnya, masyarakat juga perlu mengetahui kemungkinan efek samping yang dapat muncul apabila obat digunakan tidak sesuai anjuran. Dengan demikian, penggunaan obat dapat memberikan manfaat yang optimal sekaligus meminimalkan risiko yang tidak diinginkan.

Edukasi Tingkatkan Literasi Penggunaan Obat

Selama kegiatan berlangsung, materi disampaikan melalui ceramah dan diskusi interaktif. Peserta juga dapat bertanya langsung mengenai obat yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tim penyuluhan juga memanfaatkan leaflet dan papan obat sebagai media visual agar peserta lebih mudah membedakan berbagai golongan obat berdasarkan sistem tubuh. Sebelum penyuluhan dimulai, peserta mengerjakan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal, kemudian diakhiri dengan post-test sebagai bentuk evaluasi hasil pembelajaran. Pendekatan ini membuat peserta tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu memahami penerapan materi dalam kehidupan sehari-hari. Suasana diskusi yang aktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap topik yang disampaikan.

Literasi Obat Masyarakat Meningkat

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa edukasi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta. Setelah mengikuti penyuluhan, peserta lebih memahami fungsi obat berdasarkan sistem tubuh dan pentingnya membaca aturan pakai. Peserta juga memahami perlunya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila ragu menggunakan obat.

Materi yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan disertai contoh obat yang sering ditemui di lingkungan sekitar membuat peserta lebih mudah memahami informasi. Peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test juga menunjukkan bahwa metode edukasi yang digunakan berjalan dengan efektif. Hal ini membuktikan bahwa penyuluhan kesehatan dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan literasi obat di masyarakat.

Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam menerapkan ilmu keperawatan secara langsung di tengah masyarakat. Edukasi mengenai penggolongan obat bukan hanya membantu peserta mengenal fungsi berbagai jenis obat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penggunaan obat yang rasional. Peran mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan mampu mendorong masyarakat menjadi lebih cermat dalam memilih dan menggunakan obat. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan di berbagai daerah sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman yang benar mengenai penggunaan obat. Dengan meningkatnya literasi kesehatan, diharapkan kualitas kesehatan keluarga dan masyarakat Indonesia juga akan semakin baik.

[BACA JUGA: Inovasi Deteksi Emosi Publik di Media Sosial X untuk Strategi Komunikasi UNAIR]

Penulis: Khalista Dzakirah

Pembimbing: Riska Nur Rosyidiana

Editor: Vioretha (Tim Branding Vokasi)