VOKASI UNAIR

‘Menyapa’ Pasar Pabean Surabaya yang Unik dan Menarik

Profil Pasar Pabean Surabaya/dokumen istimewa

VOKASI NEWS – Profil Pasar Pabean Surabaya yang jarang diketahui banyak orang.

Banyak sekali faktor yang menjadikan Kota Surabaya sebagi pusat ekonomi di Provinsi Jawa Timur, seperti adanya pelabuhan Tanjung Perak yang merupakan gerbang pintu gerbang utama bagi perdagangan internasional di Jawa Timur. Beragam industri dan manufaktur yang berkembang pesat sebagai pusat perdagangan yang penting di Jawa Timur. Selain itu, Jawa Timur memiliki potensi pariwisata yang signifikan, menjadi pusat pendidikan di Jawa Timur dengan berbagai Perguruan Tinggi dan sekolah yang berkualitas, dan infrastruktur yang dimiliki oleh Kota Surabaya meningkatkan aksesibilitas ke daerah-daerah sekitar.

[BACA JUGA: Peningkatan Pendidikan Desa Berkualitas Melalui Program Pengabdian Masyarakat Dalam Mendukung SDG’s]

Pasar Pabean Penopang Ekonomi Masyarakat

Salah satu faktor yang dimiliki Kota Surabaya sebagai penopang ekonomi adalah ramainya aktivitas perdagangan. Misalnya pasar tradisional, pasar modern, pusat perbelanjaan, dan pasar grosir. Dari berbagai tempat, pasar tradisional memiliki peran penting dalam mendukung ekonomi lokal dan menjadi tempat perbelanjaan harian bagi penduduk Kota Surabaya. Dengan banyaknya pasar tradisional di Kota Surabaya yang memiliki ciri khas tersendiri, salah satu pasar tersebut adalah Pasar Pabean yang berada di Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur.

Pasar Tradisional yang Masih Bertahan di Surabaya

Sebagai informasi, Pasar Pabean adalah salah satu pasar tradisional yang paling terkenal di Kota Surabaya. Pasar ini berlokasi di Jalan Songoyudan, Nyamplungan, Kec. Pabean Cantikan. Pasar Pabean memiliki jam buka mulai pukul 05.00 WIB hingga 00.00 WIB. Pasar Pabean termasuk pasar terbesar dan tertua di Kota Surabaya. Hal itu karena pasar ini dibangun pada tahun 1849 dan memiliki bangunan kuno bergaya neo klasik yang merupakan bagunan bersejarah. Dulunya, Pasar Pabean merupakan pusat rempah-rempah yang akan dikirim ke negara Belanda. Saat ini, Pasar Pabean dikenal sebagai pasar ikan serta rempah-rempah.

Posisi Strategis

Pasar Pabean memiliki lokasi yang strategis karena pasar ini berada di antara Sungai Kalimas dan Sungai Pegirian. Di sebelah Utara terdapat Jalan Kyai Haji Mas Mansyur yang merupakan pemukiman etnis Arab. Adapun di sebelah Selatan terdapat Jalan Kembang Jepun yang merupakan pemukiman etnis Cina. Pada sebelah Timur terdapat Jalan Songoyudan, serta di sebelah Barat terdapat Jalan Panggung yang merupakan pemukiman etnis Jawa dan Madura. Selain memiliki lokasi yang strategis, pasar ini juga memiliki fasilitas seperti toilet, tempat parkir, serta kios-kios berdagang. Adapun di dalam pasar tersebut terdapat kios dan los aktif yang sebagian besar menjual bahan pangan dan bumbu dapur, seperti bawang merah, bawang bombay, bawang putih, kacang-kacangan, ikan basah, ikan kering, serta berbagai macam penjualan lainnya.

Meskipun pada akhirnya banyak sekali pasar tradisional yang berdiri di Kota Surabaya, Pasar Pabean tetap eksis dan menjadi simbol perekonomian di Surabaya. Demikian profil Pasar Pabean Surabaya yang jarang diketahui

 

Share Media Sosmed

Pilihan Kategori