Pemanfaatan Google Flow AI dalam Produksi Video Iklan untuk Mendukung Promosi Produk

VOKASI NEWS – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan dalam berbagai bidang, termasuk pemasaran digital. Teknologi AI kini tidak hanya dimanfaatkan untuk mengolah data, tetapi juga mendukung proses kreatif, seperti pembuatan gambar dan video. Salah satu teknologi yang mulai dimanfaatkan
adalah Google Flow AI, platform berbasis kecerdasan buatan yang membantu menghasilkan video sesuai konsep yang telah dirancang. Pemanfaatan teknologi tersebut diterapkan dalam proyek tugas akhir mahasiswa Program Studi D3 Manajemen Pemasaran Fakultas Vokasi Universitas Airlangga. Penerapan ini bertujuan menghasilkan video iklan Body Wash Symvoria. Produk tersebut merupakan hasil diseminasi dosen Fakultas Vokasi Universitas Airlangga.

Produksi video iklan secara konvensional umumnya memerlukan perencanaan yang matang, proses pengambilan gambar, serta penyuntingan yang membutuhkan waktu, tenaga, dan biaya. Kondisi tersebut menjadi tantangan
dalam menghasilkan media promosi yang menarik dengan sumber daya yang terbatas. Oleh karena itu, Google Flow AI dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mendukung proses produksi video iklan secara lebih efisien tanpa mengurangi kualitas penyampaian informasi. Pemanfaatan teknologi ini menunjukkan bahwa AI dapat menjadi salah satu solusi dalam pengembangan media promosi di era digital.

Google Flow AI dalam Produksi Video Iklan

Produksi video diawali dengan penyusunan creative brief, penentuan konsep, penyusunan storyline, penulisan naskah, serta pembuatan storyboard. Tahapan tersebut menjadi pedoman dalam menentukan alur cerita dan pesan promosi yang akan disampaikan kepada audiens. Setelah konsep selesai disusun, aset berupa gambar model, produk, dan latar pendukung diproses menggunakan Google Flow AI menjadi rangkaian adegan video sesuai kebutuhan. Pemanfaatan teknologi ini membantu menghasilkan visual yang lebih efektif sekaligus mempercepat proses produksi.

Video iklan dikembangkan menggunakan pendekatan AIDA agar pesan disampaikan bertahap. Singkatan AIDA meliputi Attention, Interest, Desire, dan Action. Tahap Attention berfokus menarik perhatian audiens melalui visual pembuka yang menarik. Tahap Interest memperkenalkan Body Wash Symvoria beserta berbagai manfaat produk. Selanjutnya, tahap Desire membangun ketertarikan audiens terhadap produk tersebut. Tahap Action mendorong audiens untuk segera mencoba produk. Perpaduan visual, narasi, gerakan kamera, dan musik latar mendukung penyampaian informasi produk.

Mendukung Inovasi Promosi Produk

Pemanfaatan Google Flow AI menunjukkan perkembangan teknologi mendukung inovasi pemasaran digital. Teknologi ini membantu menghasilkan media promosi yang lebih kreatif dan efisien. Platform ini menjadi alternatif bagi mahasiswa maupun pelaku usaha dalam konten digital. Penerapan Google Flow AI pada video iklan Body Wash Symvoria menjadi salah satu contoh pemanfaatan AI. Langkah ini mendukung promosi produk hasil inovasi sivitas akademika Fakultas Vokasi Universitas Airlangga.

Penerapan teknologi ini sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Inovasi mendukung SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Dukungan diberikan melalui pengembangan promosi produk dan kreativitas pemasaran digital. Selain itu, langkah ini mendukung SDG 9 terkait Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Pemanfaatan AI mendorong inovasi serta transformasi digital dalam industri kreatif.

[BACA JUGA: Menakar Risiko Nefropati dan Dislipidemia: Analisis Korelasi HbA1c, Serum Kreatinin, dan LDL pada Pasien DMT2]

Penulis: Cintya Dwi Ajuning

Editor: Nawal Eka Paramita (Tim Vokasi Branding)