Sinergi Mahasiswa D3 Keperawatan UNAIR Wujudkan Lansia Sehat di Posyandu Lansia Desa Kepel

VOKASI NEWS – Meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi pelayanan kesehatan. Seiring bertambahnya usia, risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan gangguan sendi juga semakin meningkat. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin dan edukasi mengenai pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas hidup lansia agar tetap sehat, aktif, dan mandiri.

Sebagai bentuk kontribusi meningkatkan derajat kesehatan, mahasiswa D3 Keperawatan Universitas Airlangga berpartisipasi dalam Posyandu Lansia. Kegiatan ini berlangsung di Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun. Kegiatan rutin bulanan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Kepel, Puskesmas Kare, kader, serta mahasiswa.

Rangkaian Pelayanan Kesehatan dan Edukasi Pola Hidup Sehat

Mahasiswa membantu pelayanan kesehatan mulai dari pendaftaran hingga pengukuran berat dan tinggi badan. Selain itu, mahasiswa melakukan pemeriksaan tekanan darah hingga pencatatan hasil pemeriksaan. Mahasiswa juga memberikan edukasi kepada lansia mengenai pentingnya menjaga pola makan bergizi seimbang. Edukasi mencakup aktivitas fisik sesuai kemampuan serta rutin memeriksakan kesehatan sebagai upaya pencegahan dini.

Antusiasme para lansia terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai keluhan kesehatan yang sering dialami. Keluhan tersebut meliputi tekanan darah tinggi, nyeri sendi, hingga penyesuaian pola makan. Interaksi tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan kemampuan komunikasi terapeutik sekaligus memberikan edukasi kesehatan yang mudah dipahami masyarakat.

Menjaga Kebugaran dan Memperkuat Pelayanan Kesehatan Komunitas

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan diisi senam lansia untuk menjaga kebugaran tubuh. Senam ini juga bertujuan meningkatkan semangat peserta dalam menerapkan gaya hidup aktif. Suasana hangat dan penuh kebersamaan membuat Posyandu Lansia tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan. Kegiatan ini menjadi ruang interaksi sosial yang membantu mengurangi rasa kesepian pada lansia.

Keberhasilan kegiatan tidak terlepas dari peran aktif kader kesehatan yang konsisten mengajak masyarakat. Kader mendampingi jalannya pelayanan setiap bulan secara berkelanjutan. Kolaborasi tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader, dan mahasiswa menjadi wujud sinergi pelayanan kesehatan.

Kementerian Kesehatan menyebut Posyandu sebagai Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM). Posyandu berperan penting memperkuat pelayanan promotif dan preventif di tingkat komunitas. Kehadiran mahasiswa D3 Keperawatan Unair diharapkan meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Langkah ini memperkuat pelayanan kesehatan primer yang berfokus pada pencegahan penyakit dan kualitas hidup. Melalui kolaborasi tersebut, upaya mewujudkan SDGs poin ke-3 dapat terus diwujudkan secara berkelanjutan.

[BACA JUGA: Peramalan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat dengan Support Vector Regression]

Penulis: Mumvarida Isnaini Salamah

Editor: Nawal Eka Paramita (Tim Vokasi Branding)