VOKASI NEWS – Himpunan Mahasiswa D-IV Teknik Informatika Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menyelenggarakan TechInsight 2026 pada 8–10 April 2026 di Airlangga Hall, Kampus B Surabaya. Kegiatan ini merupakan kompetisi hackathon berbasis Artificial Intelligence yang diikuti mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. TechInsight 2026 bertujuan meningkatkan kompetensi teknis, kemampuan problem solving, dan kolaborasi tim dalam pengembangan solusi digital. Kegiatan ini juga menjadi wadah pembelajaran yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan industri teknologi.
Hackathon Berbasis Mentoring
TechInsight 2026 dikemas dalam bentuk hackathon berbasis mentoring yang menggabungkan pembelajaran dan praktik secara langsung. Kegiatan ini menghadirkan sesi workshop, pendampingan oleh praktisi, serta kompetisi tim dalam mengembangkan solusi digital. Ketua Pelaksana TechInsight 2026, Felyna Nadia Suryaningsih, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta. “Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis sekaligus membangun pola pikir kolaboratif yang
dibutuhkan di dunia industri,” ujarnya.
Konsep mentoring dalam kegiatan ini memberikan nilai tambah melalui pendampingan langsung dari praktisi industri selama proses pengembangan solusi. Peserta memperoleh arahan, evaluasi, serta pemahaman mengenai standar kerja di dunia profesional. Pendekatan tersebut menjadikan kegiatan lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri teknologi. Hal ini juga membantu peserta dalam mengembangkan solusi yang lebih terarah dan inovatif.
Sasaran dan Kolaborasi
TechInsight 2026 terbuka bagi mahasiswa aktif di seluruh Indonesia dan siswa SMK kelas 12 yang memiliki minat di bidang teknologi digital. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menjangkau generasi muda dalam menghadapi tantangan dunia kerja berbasis teknologi. Selain itu, kegiatan ini juga memperluas wawasan peserta terhadap praktik industri dan perkembangan teknologi terkini. Keterlibatan berbagai pihak mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang kolaboratif.
Kolaborasi antara mahasiswa, institusi akademik, dan mitra industri menjadi salah satu fokus utama dalam kegiatan ini. Interaksi yang terbangun selama kegiatan membuka peluang pertukaran ide serta pengembangan solusi yang lebih relevan. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri
teknologi. Dengan demikian, peserta diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja
Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan hackathon berlangsung selama tiga hari dengan tahapan perencanaan, pengembangan, hingga presentasi akhir. Peserta merancang solusi digital berbasis Artificial Intelligence sesuai tema kegiatan yang telah ditentukan. Proses pengembangan dilakukan secara intensif dengan pembagian tugas yang jelas dalam setiap tim. Pada tahap akhir, hasil pengembangan dipresentasikan untuk dinilai berdasarkan ide, implementasi, dan kebermanfaatannya.
Hasil kegiatan menunjukkan berbagai solusi digital yang dikembangkan berdasarkan permasalahan yang diangkat selama hackathon. Setiap tim menampilkan pendekatan yang berbeda dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan. Proses presentasi menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil kerja secara terstruktur. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata dalam menyusun dan menyampaikan sebuah solusi digital.
Dorong Talenta Digital Siap Industri
Pelaksanaan TechInsight 2026 diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis serta memberikan pengalaman praktis bagi peserta. Kegiatan ini juga berperan dalam membentuk talenta digital yang siap menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang. Selain itu, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan ekosistem teknologi digital.
TechInsight 2026 menjadi salah satu bentuk kegiatan yang mendukung pengembangan keterampilan mahasiswa di luar pembelajaran di kelas. Melalui kegiatan ini, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar secara langsung melalui praktik. Kegiatan ini juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide menjadi solusi nyata. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peserta.
[BACA JUGA: Kotak Aspirasi Volume 1 Hadirkan Ruang Dialog Terbuka bagi Ormawa Vokasi UNAIR]
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding



