VOKASI NEWS – Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Kelompok 2 Kelas 2A) menyelenggarakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai penggolongan obat berdasarkan jenis bertema “Cerdas Pakai Obat” pada Kamis (4/6/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai RT 01 Perumahan Graha Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai jenis-jenis obat dan penggunaannya yang tepat.
Edukasi Penggolongan Obat bagi Masyarakat
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.26 WIB tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggolongan obat berdasarkan jenisnya. Kegiatan ini berada di bawah bimbingan supervisor Dr. Susilo Harianto, S.Kep., Ns., M.Kep.
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi menggunakan media papan obat, poster edukasi, dan leaflet. Media tersebut memuat informasi mengenai berbagai golongan obat yang beredar di Indonesia. Materi yang disampaikan meliputi obat bebas, obat bebas terbatas, obat wajib apotek (OWA), obat keras, serta obat narkotika dan psikotropika. Masyarakat memperoleh penjelasan mengenai pengertian, logo masing-masing golongan obat, cara perolehan, dan cara penyimpanan yang benar dan tepat.
Peningkatan Pemahaman tentang Keamanan Penggunaan Obat
Ibu Indra selaku Sie Sosial PKK RT 01 Perumahan Graha Bunder Asri mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan edukasi penggolongan obat berdasarkan jenis tersebut. “Sebelumnya saya hanya mengetahui obat yang dijual di warung dan apotek, tetapi sekarang saya lebih memahami bahwa setiap obat memiliki logo dan cara perolehan yang berbeda,” ujarnya.
Selain menjelaskan penggolongan obat berdasarkan jenis, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya peran tenaga kesehatan dalam memastikan keamanan penggunaan obat. Masyarakat diajak untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan obat, terutama obat keras, narkotika, dan psikotropika yang memerlukan pengawasan tenaga kesehatan.
Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Literasi Obat
Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga mengingatkan masyarakat untuk selalu membaca aturan penggunaan obat sebelum pemakaian. Selain itu, masyarakat diimbau memperhatikan logo pada kemasan dan mematuhi dosis yang dianjurkan. Penggunaan obat tanpa indikasi yang jelas perlu dihindari untuk mencegah efek samping maupun kesalahan penggunaan obat.
Kegiatan edukasi penggolongan obat berdasarkan jenis ini dilaksanakan oleh Kelompok 2 Kelas 2A yaitu Putri Fatika Sari, Maulidya Anastasya Kristanto, Leli Rohmatus Syahada, Chantika Claudia Kis Monic, Dwi Ayu Wulandari, Nabilla Ary Surya Wijaya, Rizky Kusuma, Silfia Nur Azizah, dan Syalwa Azizah.
[BACA JUGA: Edukasi Layanan Kesehatan Digital]
Penulis: Putri Fatika Sari
Editor: Vioretha (Tim Vokasi Branding)



