Pengalaman Magang di IGD dan ICU Rumah Sakit Universitas Airlangga: Pembelajaran Klinis Mahasiswa Keperawatan

VOKASI NEWS – Magang merupakan salah satu bentuk implementasi ilmu pengetahuan. Ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan langsung diterapkan ke dalam praktik di dunia kerja. Sebagai mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga semester 6, kegiatan magang wajib dilaksanakan. Kegiatan magang berlangsung selama periode 2 Maret hingga 11 April 2026 di Rumah Sakit Universitas Airlangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi klinis serta mengasah kemampuan profesional. Tujuan lainnya adalah memahami alur pelayanan kesehatan di fasilitas rumah sakit pendidikan.

Magang dilaksanakan di dua unit berbeda. Pada tanggal 2 hingga 17 Maret 2026, penempatan dilakukan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Selanjutnya, mulai 25 Maret hingga 11 April 2026, magang berlanjut di Intensive Care Unit (ICU). Unit tersebut tepatnya berada di ICU Graha Trimed Rumah Sakit Universitas Airlangga.

Praktik Tindakan Darurat di Instalasi Gawat Darurat

Selama penempatan di IGD, mahasiswa terlibat dalam berbagai tindakan keperawatan darurat. Tugas yang dilakukan meliputi pemasangan infus, perawatan luka, pengambilan sampel darah, dan pemeriksaan Tanda-Tanda Vital (TTV). Terdapat pula tindakan klinis berupa pemasangan kateter. Mahasiswa juga berkesempatan membantu proses Resusitasi Jantung Paru (RJP) pada pasien henti jantung. Tindakan lain meliputi pemberian injeksi obat, nebulizer, perekaman Elektrokardiogram (EKG), dan pemeriksaan Glukosa Darah Acak (GDA). Lingkungan IGD yang dinamis memberikan pengalaman langsung dalam penanganan kasus gawat darurat secara cepat dan tepat.

Pada penempatan di ICU Graha Trimed, mahasiswa mendapatkan pengalaman merawat pasien kondisi kritis. Tugas yang dilakukan meliputi pemantauan cairan tubuh dan pemeriksaan Blood Gas Analysis (BGA). Dilakukan juga pemeriksaan GDA, pemberian injeksi obat, serta perawatan trakeostomi. Tindakan keperawatan lain berupa pemberian nutrisi melalui NGT (Nasogastric Tube) serta personal hygiene pasien. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar pentingnya pemantauan yang teliti. Aspek penting lain yaitu kehati-hatian dalam prosedur serta kerjasama tim multidisiplin dalam merawat pasien kritis.

Pembelajaran Berharga dan Pengembangan Karakter

Melalui program magang ini, banyak pembelajaran berharga diperoleh. Keperawatan terbukti bukan hanya tentang keterampilan teknis semata. Dunia keperawatan juga melibatkan aspek komunikasi, empati, dan pengambilan keputusan yang cepat. Selain itu, magang ini mengajarkan pentingnya disiplin serta kerapian dokumentasi. Penerapan Standar Prosedur Operasional (SPO) juga wajib dilakukan dalam setiap tindakan keperawatan.

Kegiatan magang ini memberikan kontribusi yang signifikan. Kontribusi tersebut berupa pembentukan karakter dan kompetensi sebagai calon tenaga kesehatan profesional. Disadari bahwa masih banyak hal yang perlu ditingkatkan di masa depan. Hal tersebut terutama dalam hal kecepatan dan ketepatan menghadapi situasi darurat serta kritis.

Secara keseluruhan, magang di Rumah Sakit Universitas Airlangga telah memberikan pengalaman klinis berharga. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dengan baik. Seluruh aspek dapat dikembangkan lebih lanjut dalam menjalani profesi keperawatan di masa mendatang.

[BACA JUGA: Peran Positioning Ankle Pada Visualisasi Ligamen CFL Menggunakan USG]

Penulis: Tita Meliana Sari

Editor: Nawal Eka Paramita (Tim Vokasi Branding)